Kaltengpedia

Musalla Minimalis di Taman Pasuk Kameluh Palangkaraya, Ikon Water Front City Palangkaraya

Pemko Palangkaraya melalui Dinas Perkim membangun musalla minimalis di lokasi wisata tersebut sehingga memudahkan umat muslim dalam menjalankan ibadah

Musalla Minimalis di Taman Pasuk Kameluh Palangkaraya, Ikon Water Front City Palangkaraya
tribunkalteng.com/fathurahman
Musalla di Kawasan Taman Pasuk Kameluh ini, sangat bermanfaat bagi warga yang berkunjung ke Taman Pasuk Kameluh, ketika ingin menjalankan ibadah salat. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Bagi umat muslim salat lima waktu wajib dilakukukan dalam keadaan apapun dan dimana pun ketika sudah terdengar panggilan azan, wajib dilaksanakan. Kerap, saat berwisatapun sarana tempat ibadah susah dicari.

Tidak demikian yang dilakukan oleh pengelola Taman Pasuk Kameluh yang merupakan salah satu kawasan jadi lokasi water front city di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pemko Palangkaraya melalui Dinas Perkim membangun musalla minimalis di lokasi wisata tersebut sehingga memudahkan umat muslim dalam menjalankan ibadah salat.

Taman Pasuk Kameluh di Kawasan Jembatan Kahayan, Cocok Abadikan Momen untuk Foto dan Video

Targetkan Rp 1 Miliar dari Pajak Air Permukaan, Ini yang Dilakukan Pemrpov Kalteng

Plt Kepala Dinas Perkim Pemko Palangkaraya, Imbang Triatmadji, Selasa (20/3/2019) mengatakan, musalla yang dibangun tersebut selain sebagai tempat ibadah umat islam juga sebagai salah satu ibjek wisata di Taman Pasuk Kameluh, agar tampak lebih indah dan cantik.

"Kami akan benahi terus tempat wisata ini, sehingga menara musalla di lokasi wisata Pasuk Kameluh dalam tahun ini juga akan dibangun. Dananya cukup besar hingga mencapai Rp1 miliar lebih, yang nantinya juga akan dipakai untuk melihat hilal untuk menentukan awal puasa," ujarnya.

Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus berbenah dalam mempercantik objek wisata bantaran Sungai Kahayan yang menjadi water front city kota cantik tersebut dengan membangun jalan dan titian hingga tempat ibadah.

Meski jalan bantaran sungai belum terkoneksi secara langsung hingga ke bawah Jembatan Kahayan dan belum juga terhubung langsung ke Dermaga Rambang, namun pembangunan dilakukan secara bertahap.

Pemko Palangkaraya juga telah membangun fasilitas pendukung berupa Taman Pasuk Kameluh lengkap dengan musallah dan kawasan kuliner bawah jembatan kahayan yang ada di bantaran Sungai Kahayan, sehingga kawasan water front citi di bantaran Sungai Kahayan semakin indah.  (Tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved