Kabar Kapuas

Kasus Pencurian Mesin Penggilingan Padi, Polsek Kapuas Timur Tangkap Enam Pelaku

Aparat kepolisian dari Polsek Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalteng, menangkap enam pria yang diduga sebagai pelaku tindak pencurian dan pemberatan

Kasus Pencurian Mesin Penggilingan Padi, Polsek Kapuas Timur Tangkap Enam Pelaku
tribunkalteng.com/Fadly SR
Para pelaku pencurian dan pemberatan beserta barang bukti yang diamankan jajaran Polsek Kapuas Timur 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Aparat kepolisian dari Polsek Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalteng, menangkap enam pria yang diduga sebagai pelaku tindak pencurian dan pemberatan (curat).

Para pelaku yang dibekuk diantaranya HR (26) warga Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Lima lain nya yakni SAF (28), RAJ (23), AR (18), AD (18) dan RAM (17), yang semuanya adalah warga Anjir Serapat Barat Kilometer 10 Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Kabur dari Kejaran Polisi, 2 Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Palangkaraya Ditembak

Puasa Ayyamul Bidh 13, 14, 15 di Bulan Rajab, Simak Ketentuan, Keutamaan dan Pahalanya

Para pelaku diketahui melakukan aksi pencurian di Penggilingan Padi, Kilometer 10, Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas.

Kapolsek Kapuas Timur Iptu Siti Rabiyatul Adawiyah kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (19/3/2019) membenarkan bahwa pihaknya ada mengungkap kasus curat tersebut, Minggu (17/3/2019) lalu.

"Aksi pencurian dilakukan para pelaku Jumat malam lalu. Korban melaporkan ke kami, langsung kami tindaklanjuti," kata Kapolsek Kapuas Timur mewakili Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro.

Para pelaku pun bisa dibekuk cepat oleh pihak kepolisian, di kawasan tempat tinggal masing-masing.

"Ya, para pelaku sudah kami amankan dan saat ini kami titip di rutan Polres Kapuas," bebernya.

Kapolsek pun membeberkan kronologis kejadian tindak curat tersebut. Dimana, Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 21.00 WIB, para pelaku mendatangi sebuah tempat penggilingan padi untuk mengambil sebagian dari seperangkat mesin penggilingan padi.

"Para pelaku melakukan aksi pencurian itu dengan cara melepas menggunakan kunci-kunci. Lalu mengangkat barang curian menggunakan tangan," bebernya.

Barang curian dipindahkan untuk disimpan ke sebuah tempat di bawah pelabuhan di pinggir Sungai Desa Anjir Serapat Tengah Kilometer 10 Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas.

"Lalu barang-barang itu, dijual kepada pembeli yang kemudian diketahui oleh masyarakat setempat. Atas kejadian tersebut pelapor atau korban mengalami kerugian sebesar Rp 3 Juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kapuas Timur," pungkasnya.

(Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved