2 WNA Asal Malaysia Tewas, Ini Penjelasan Gubernur NTB Soal Gempa Bumi di Lombok Timur

Zulkieflimansyah memastikan seluruh kebutuhan masyarakat yang terdampak Gempa Bumi di Lombok Timur tersalurkan.

2 WNA Asal Malaysia Tewas, Ini Penjelasan Gubernur NTB Soal Gempa Bumi di Lombok Timur
Tribunnews.com
Kondisi rumah warga yang rusak berat akibat guncangan gempa di Kota Selong Kabupaten Lombok Timur, NTB, Minggu (17/3/2019) siang. 

TRIBUNKALTENG.COM - Dengan membawa sejumlah bantuan tanggap darurat bencana, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah meninjau Desa Montong Gading untuk memastikan bahwa masyarakat dalam keadaan aman meski masyarakat masih diliputi sedikit kekhawatiran usai gempa bumi di Lombok Timur, Minggu (17/3/2019).

Zulkieflimansyah memastikan seluruh kebutuhan masyarakat yang terdampak Gempa Bumi di Lombok Timur tersalurkan.

Saat ini warga memerlukan makanan dan tenda. "Kita mengimbau agar masyarakat tetap tenang," kata Zulkieflimansyah seperti dikutip dalam rilis tertulis, Minggu.

Gempa 5,3 SR Kembali Guncang Lombok, Warga Terbangun dan Berhamburan

Debat Ketiga Cawapres Pilpres 2019, Cek Fakta Pernyataan KH Maruf & Sandiaga Soal BPJS Kesehatan

Pasca gempa bumi Lombok Timur Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, dampak gempa telah menyebabkan 2 orang meninggal dunia, 44 orang luka-luka, 32 unit rumah roboh dan 499 unit rumah rusak sedang dan rusak ringan.

"Dua orang meninggal dunia adalah wisatawan asal Malaysia yang tertimpa material longsoran akibat adanya gempa di kawasan Air Terjun Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara yang berada di bawah kaki Gunung Rinjani," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis tertulis.

Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,8 yang dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,4 berpusat di darat pada 20 km arah utara Kota Selong, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 19 km, Minggu pukul 14.07 WIB.

Selang dua menit kemudian pada pukul 14.09 WIB terjadi gempa bumi susulan dengan M 5,1 dan kedalaman 10 km.

Pasca-gempa Lombok BMKG mencatat gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di sekitar Gunung Rinjani.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran turun (normal fault). Gempa dirasakan kuat selama 2-5 detik di Lombok Timur.

Masyarakat yang merasakan guncangan gempa, panik dan berhamburan ke luar rumah.

Beberapa bangunan ada yang roboh dan rusak. Saat ini penanganan darurat masih dilakukan.

BPBD berkoordinasi dengam berbagai pihak seperti TNI, Polri, BMKG, Basarnas, SKPD, Tagana, relawan dan lainnya.

Tim Reaksi Cepat BPBD melakukan kaji cepat dan pendataan dampak gempa.

BPBD NTB telah mengirimkan bantuan berupa makanan siap saji, terpal, lauk pauk, matras, mie instan dan telur. Saat ini proses korban terus dilakukan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gubernur NTB Pastikan Penuhi Kebutuhan Korban Gempa Lombok ", https://regional.kompas.com/read/2019/03/17/21354631/gubernur-ntb-pastikan-penuhi-kebutuhan-korban-gempa-lombok

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved