Kabar Dunia

Mengaku Rasis, Inilah Sosok Brenton Tarrant, Pelaku Penembakan Jamaah Masjid di Selandia Baru

Dia menggambarkan dirinya sebagai "pribadi dan sebagian besar introvert" dan mengakui dia rasis.

Mengaku Rasis, Inilah Sosok Brenton Tarrant, Pelaku Penembakan Jamaah Masjid di Selandia Baru
via Heavy.com
Brenton Tarrant, pria biadab yang melakukan aksi penembakan brutal para jamaah Salat Jumat di Selandia Baru. 

Dalam satu bagian ia bertanya: "Apakah Anda diajari kekerasan dan ekstremisme melalui permainan video, musik, film sastra?"

Dia menjawab: "Ya, Spyro the dragon 3 mengajariku etno-nasionalisme. Fortnite melatihku untuk menjadi seorang pembunuh dan menyisir mayat musuh-musuhku.

3. Diduga Terinspirasi Ideologi Sayap kanan

Penembak di dua masjid di Christchurch tampaknya telah terinspirasi oleh ideologi sayap kanan, dengan seorang pria bersenjata memposting 'manifesto' online sebelum pembunuhan terjadi.

Warga Australia, Brenton Tarrant, diyakini sebagai salah satu dari orang-orang bersenjata itu.

Lelaki berusia 28 tahun ini merekam aksi pembunuhan yang ia lakukan secara streaming.

Dalam rekaman itu, tulisan putih dapat dilihat pada pistol.

Sementara foto Tarrant yang diposting di media sosial sebelum pembantaian menunjukkan klip amunisi dengan tanda yang sama.

Satu nama adalah Alexandre Bissonnette yang menewaskan enam orang dalam penembakan di sebuah masjid di Kota Quebec.

Pada 8 Februari, Bissonnette dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, tanpa kemungkinan bebas bersyarat selama 40 tahun.

Luca Traini ditulis pada klip amunisi yang sama.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved