Breaking News:

Andi Arief Terjerat Narkoba

Andi Arief Terjerat Narkoba, Foto Bungkus Alat Kontrasepsi Ikut Beredar

Andi diduga baru menggunakan shabu yang sesaat sebelum penggerebakan sabu beserta bong dibuang di kloset.

Editor: Mustain Khaitami
Tribunnews.com/Istimewa
Meja yang berantakan saat penangkapan Andi Arief, di hotel bilangan Jakarta, Senin (4/3/2019). 

Bahkan pada orde baru, kecurangan sudah dilakukan dari atas dengan mengatur siapa pemenang Pemilu hingga jumlah suaranya.

"curang itu dilakukan oleh kontestan. pada orba kecurangan itu dilakukan dari atas, direkayasa ini hasilnya yang tidak setuju dengan pemerinta diteror. nah sekarang tuh partai-partai sudah curang sendiri-sendiri di bawah, saya nih hakim, tahu PAN curang disana, Golkar disana, PDI-P disina, ada kok datanya ini bukan fitnah , tetapi tidak semua kecurangan yang terbukti itu menyebabkan Pemilu tidak sah," kata Mahfud MD.

 

Andi Arief menulis cuitan di akun Twitter @AndiArief_ untuk tidak mempercayai Mahfud MD.

Menurut Andi Arief, Mahfud MD merupakan penikmat dari demokrasi.

"Jangan terlalu percaya dengan Prof @mohmahfudmd, karena dalam catatan saya memang beliau penikmat demokrasi, bukan bagian yang terlibat aktif memperjuangkan, saya kenal beliau di Jogya." tulis akun Andi Arief.

Andi Arief tanggapi Mahfud MD (Twitter @AndiArief_)

Andi Arief menganggap penjelasan Mahfud MD soal perbebdaan suara saat Pemilu paling berbahaya.

"Peryataan paling berbahaya dari Prof @mohmahfudmd di ILC adalah: KPU atau aiapapun yg dianggap curang kalau tidak melebihi perbedaan suara antar paslon aman-aman saja,

 

Dengan logika berbahaya dari Prof @mohmahfudmd, kalau ada kecurangan 4 jt suara tidak apa2, selama perbedaan suara antar capres adalah 9 jt. BAHAYA." tulis Andi Arief soal pernyataan Mahfud MD.

 
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Damanhuri
Sumber: TribunnewsBogor.com

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved