Kabar Bali

Mantan Anggota TNI Ini Tewas Ditusuk Pisau, Penyebabnya Sepele Hanya Gara-gara Saling Menyalip

Seorang mantan anggota TNI, Ikram Tauhid (39) tewas setelah ditikam dengan menggunakan pisau pengutik, pada Minggu (3/3/2019) malam sekira pukul 22.00

Mantan Anggota TNI Ini Tewas Ditusuk Pisau, Penyebabnya Sepele Hanya Gara-gara Saling Menyalip
banjarmasinpost.co.id/airul syahrif
Ilustrasi - Sejumlah relawan saat mengevakuasi jasad perempuan yang ditemukan tewas tergorok di dalam mobil suzuki swift ke ruang jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (23/11/2018) 

TRIBUNKALTENG.COM, BALI - Seorang mantan anggota TNI, Ikram Tauhid (39) tewas setelah ditikam dengan menggunakan pisau pengutik, pada Minggu (3/3/2019) malam sekira pukul 22.00 wita.

Pria asal Maluku ini ditemukan terkapar di pinggir jalan Banjar Dinas Wirabuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, kilometer 17, atau lebih tepatnya di depan warung Raja.

Usut punya usut, korban ditikam oleh seorang pria diketahui bernama Nyoman Tri Artika Subandi Awantara alias Gunik (35).

Polri Tepis Penangkapan Andi Arief Sebuah Jebakan

AirAsia Tarik Permanen Penjualan Tiketnya Dari Treveloka, Ini Penjelasan Dirut Air Asia Indonesia

Pagi-pagi Hotman Paris Dihubungi Syahrini, Ini Fakta yang Terungkap

 Peristiwa ini bermula saat pelaku Gunik bersama keluarganya, mengendarai mobil Daihatsu Xenia DK 1994 QB.

Mereka melaju dari arah Singaraja menuju ke Denpasar.

Di jalur yang sama, tiba-tiba muncul sepeda motor Yamaha Byson DK 8662 UQ yang dikendarai oleh korban Ikram, beserta rekannya bernama Welky Lens Ussa (39) yang mengendarai sepeda motor Suzuki Thunder.

Sempat terjadi baku salip antara pelaku dan korban.

Hingga akhirnya pelaku Gunik geram, dan mengeluarkan pisau pengutik yang disimpan di dalam tas piggangnya.

Pisau itu kemudian diacungkan oleh pelaku dari dalam mobil ke arah korban, dengan niat ingin mengancam.

"Mobil awalnya dikemudian oleh kakak pelaku. Kemudian mobil berhenti di depan warung, lantaran mereka tidak ingin mencari gara-gara. Namun ternyata saat mobil berhenti, korban juga ikut menghentikan motornya. Dari sana lah terjadi adu mulut. Korban sempat berusaha mengambil kunci mobil pelaku. Hingga akhirnya pelaku menusuk bagian dada sebelah kanan korban," kata Kapolsek Sukasada, Kompol Landung saat ditemui di ruang kerjanya Senin (4/3/2019).

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved