Breaking News:

Ayah Mabuk, Cekcok dengan Istri, Lalu Tarik Tangan Bayinya 10 Bulan Hingga Alami Patah Tulang

Perawatan serius harus dijalani seorang bayi berusia 10 bulan setelah lengan kirinya patah karena mendapat kekerasan dari ayah kandungnya berinisial

TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menunjukkan foto rontgen bayi yang dilukai ayah kandungnya di Mapolres Garut, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, GARUT - Perawatan serius harus dijalani seorang bayi berusia 10 bulan  setelah lengan kirinya patah karena mendapat kekerasan dari ayah kandungnya berinisial AS (33).

Kejadian itu terjadi saat AS dan istrinya mengalami pertengkaran hebat.

AS yang dalam kondisi mabuk juga sempat menganiaya istrinya.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan AS yang merupakan warga Kampung Kaum Lebak, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota itu datang ke rumah dalam keadaan mabuk. Kejadian tersebut terjadi pada 22 Januari 2019.

Bayi 2 Tahun Tewas Dibanting Ayah Tiri, Pelaku Sempat Mengelak, Begini Kesaksian Sang Istri

Waktu Utama Mandi Sunnah Jumat, Jangan Lupa Raih Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi

"Pelaku datang ke rumah jam 16.00 dalam keadaan mabuk. Lalu cekcok dengan istrinya karena menolak diajak ke rumah orang tua pelaku," ujar Budi di Mapolres Garut, Kamis (28/2/2019).

Saat itu mertua AS juga melarang untuk membawa anak dan istrinya pergi.

Kemudian pelaku dan istrinya saling berebut anak.

AS lalu menarik tangan anaknya hingga patah.

Budi menyebut meski dalam keadaan mabuk, pelaku sadar telah melukai tangan anaknya. Kekerasan tersebut juga bukan kali pertama dilakukan AS.

"Istrinya juga luka memar di bagian kepala dan badan karena dipukul sampai terjatuh," ucapnya.

Pelaku dikenakan pasal 44 Undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Ancaman hukuman yang diberikan minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun kurungan.

"Kami masih selidiki motifnya. Kasus ini juga kami koordinasikan dengan P2TP2A untuk penanganannya," ujarnya.

AS mengaku menyesali perbuatan yang melukai anak satu-satunya itu. Ia yang sudah menikah selama 1,5 tahun tak mengira jika peristiwa itu bisa melukai anaknya.

"Saya saling tarik sama istri dan mertua. Sadar saat tarik-tarikan itu," ujar AS.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ditarik Ayah Kandung, Tangan Bayi 10 Bulan Alami Patah Tulang, http://jabar.tribunnews.com/2019/02/28/ditarik-ayah-kandung-tangan-bayi-10-bulan-alami-patah-tulang?page=all

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved