Breaking News:

Sains

Satelit Broadband Pertama Indonesia, Ini 6 Fakta Satelit Nusantara 1 yang Baru Diluncurkan

HTS dipastikan dapat memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas hingga 15 gigabyte per second (Gbps).

captur psn.co.id
Satelit Nusantara Satu 

3. Kapasitas bandwidth lebih besar

Satelit Nusantara satu memliki kaspasitas bandwidth yang besar sehingga dapat memberikan layanan akses broadband ke seluruh wilayah Indonesia.

Total kapasitas yang mencapai 15 GBps terdiri dari 26 transponden C-band, 12 transponden Extenden C-band serta 8 spot beam Ku-band.

Cakupan C-band dan Extended C-band satelit tersebut meliputi wilayah Asia Tenggara.

Sedangkan Ku-Band mencakup seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari 8 Spot Beam pada sistem HTS.

4. Biaya produksi

Diberitakan Kompas.com, Jumat (22/2/2019), Direktur Jaringan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Heru Dwikantono menyebutkan biaya oprasional yang diluarkan mencapai 250 juta Dolar AS.

"Harga satelitnya 200 sampai 250 juta dollar AS. Itu belum termasuk operasionalnya," ujar Heru di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Satelit Nusantara Satu dirancang dengan menggunakan teknologi Next Generation Electric Propulasion, yang mampu membuat berat satelit lebih ringan sehingga biaya kargo menjadi lebih murah.

“Nusantara Satu dirancang sangat eflsien untuk menekan biaya angkut kargo Space-X. Satelit ini hanya berbobot empat ton, sementara kapasitas kargo Space-X adalah tujuh ton. Jadi biaya angkutnya bisa Iebih murah tapi dengan kemampuan Iebih baik dari satelit konvesional," kata Heru.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved