Breaking News:

Kabar Kalimantan

Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo Mundur dari PDIP, Karolin Ajukan Pemecatan

Karolin mengatakan dengan keluarnya Sujiwo dari PDIP tidak akan membuat partai berlambang kepala banteng tersebut kekurangan atau bahkan kehilangan

TRIBUN PONTIANAK
Sujiwo (kiri) dan Karolin (kanan) 

TRIBUNKALTENG.COM, KUBU RAYA - Penegasan Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo yang menyatakan sebelum maju pada Pilkada Kubu Raya 2018 silam telah menyatakan keluar dari PDI Perjuangan, dinilai sudah menjadi pertimbangan cukup kuat untuk pemecatan Sujiwo sebagai kader partai.

"Saya sudah usulkan untuk dipecat tapi belum disetujui. Saya sendiri tidak tahu dia partainya apa. Beliau sudah pernah menyebutkan di media tidak mau maju dengan PDIP tapi minta rekomendasi saat Pilkada, kemudian keluar dari PDIP, ini cukup kuat sebenarnya untuk pemecatan," ujar Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan, Karolin Margret Natasa, beberapa waktu lalu.

Ia menilai mungkin ada pertimbangan lain terkait pemecatan Sujiwo dari PDIP.

Namun diakuinya saat ini proses pemecatan Sujiwo termasuk investigasi terhadap beliau sedang berlangsung.

Polwan Brigpol Dewi Dipecat, Kirim Foto dan Video Syur ke Napi Kompol Palsu Selingkuhannya

Algojo Kelelahan, Byson Kaula Tiga Kali Lolos dari Eksekusi Hukuman Mati

"Mungkin ada beberapa pertimbangan tapi proses di mahkamah kode etik sudah berlangsung. Jadi statusnya di partai, saya tidak mengetahui," katanya.

Karolin mengatakan dengan keluarnya Sujiwo dari PDIP tidak akan membuat partai berlambang kepala banteng tersebut kekurangan atau bahkan kehilangan pemilih.

"Pengalaman kami orang yang pisah dari PDIP tidak jadi apa-apa, partai itu tetap ada. Kita keluar, PDIP tetap ada. Jadi bukan karena orang per orang tetapi sistem dan ideologi. Buktinya saat maju Pilkada beliau masih minta dukungan PDIP," kata Karolin.

Sujiwo Tegaskan Bukan Lagi Kader PDIP

Terkait keanggotaan di partai, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo tegas menyatakan dirinya sudah tidak berafiliasi dengan partai mana pun.

Keanggotaannya di PDIP juga diakuinya telah lama dirinya mengajukan pengunduran diri.

"Saya jelas menyampaikan pengunduran diri dari beberapa tahun lalu. Jadi saya tegaskan saya non-partisan hingga saat ini. Jadi kita lihat nanti perkembangannya ke mana saya akan menentukan pilihan," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (21/2/2019).

Terkait pemecatan, ia menilai sebagai anggota seharusnya tidak perlu ada pemecatan.

Apalagi menurutnya dia telah menyampaikan permintaan pengunduruan diri secara tertulis.

"Masalah keanggotaan ini tidak perlu pemecatan, karena jika sudah mengajukan pengunduran diri harusnya sudah selesai. Bahkan jika hanya secara lisan, apalagi saya mengajukan pengunduran diri secara tertulis, dan saya juga bukan pengurus partai saat itu," katanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved