Penahanan Ahmad Dhani

Pengguna Medsos Respon Negatif Jokowi-Ma'ruf Terkait Kasus Ahmad Dhani

Kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani justru menyumbang sentimen negatif terbesar ke pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam percakapan di media sosial.

Pengguna Medsos Respon Negatif Jokowi-Ma'ruf Terkait Kasus Ahmad Dhani
Tribunnews.com
Ahmad Dhani dan Dul Jaelani saat berada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019). Ahmad Dhani mengacungkan dua jari sebagai bentuk dukungan terhadap paslon capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Kasus hukum yang dihadapi Ahmad Dhani terus bergulir. Setelah divonis 1 tahun 6 bulan, Kini Ahmad Dhani menghadapi kasus serupa di Surabaya.

Namun, Kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani justru menyumbang sentimen negatif terbesar ke pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam percakapan di media sosial.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif PoliticaWave Yose Rizal dalam rilis analisis data percakapan media sosial ihwal Pilpres 2019 di Cikini, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Vanessa Anggel Kenakan Baju Tahanan dan Diborgol, Avriellia Shaqqila Asyik di Klinik Kecantikan

Survei Populi, Elektabilitas Jokowi-Maruf Tak Terkejar Prabowo-Sandi

Mulan Jameela Datangi Komnas HAM, Inginkan Ahmad Dhani Dikembalikan ke Cipinang

Dari total 20 persen sentimen negatif ihwal percakapan Jokowi-Ma'ruf di media sosial, sebanyak 38 persen disumbang oleh kasus Ahmad Dhani," ujar Rizal saat memaparkan rilis.

Sementara itu, sentimen negatif terbesar setelah kasus Ahmad Dhani, yakni pernyataan Jokowi terkait "Propaganda Rusia".

Isu tersebut menyumbang 28 persen sentimen negatif terhadap percakapan ihwal Jokowi-Ma'ruf di media sosial.

Ia mengatakan alih-alih menyerang pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Jokowi justru mendapat respons negatif dari netizen ihwal Propaganda Rusia.

Sementara itu tiga isu lainnya, yakni doa KH Maimoen Zubair, pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara terkait "Yang gaji kamu siapa", dan pernyataan Wali Kota Semarang ihwal larangan menggunakan tol bagi yang tak pilih Jokowi masing-masing menyumbang sentimen negatif sebesar 25 persen, 13 persen, dan 3 persen.

Sedangkan sentimen positif Jokowi di media sosial yang sebesar 80 persen, paling besar disumbang oleh sentimen kebersamaan Jokowi dengan keluarga.

"Sedangkan isu kebersamaan Jokowi dengan keluarga menyumbang 27 persen sentimen positif," lanjut dia.

Hasto Sayangkan Puisi Doa yang Tertukar, Fadli Zon Harusnya Menunjukkan Jati Diri

Rilis di atas dilakukan PoliticaWave dengan mengumpulkan data secara "real time" dari berbagai media sosial yang ada di Indonesia, yakni Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, forum online dan portal berita.

PoliticaWave sebelumnya menyaring data dengan mengeluarkan akun robot dari data dan analisa.

Data yang diambil dari unggahan mengandung kata kunci terkait Jokowi, Ma’ruf, Prabowo dan Sandiaga dan semua variasi penulisannya diambil pada periode 28 Januari – 04 Februari 2019.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Ahmad Dhani Sumbang Sentiman Negatif Terbesar bagi Jokowi-Ma'ruf di Medsos"

(Penulis : Rakhmat Nur Hakim)

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved