Jenazah Berkafan Keluarkan Darah dari Kepala dan Nadinya Kembali Berdenyut, Kisahnya Viral

Peristiwa yang menyedot perhatian warga terjadi di Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Jumat (25/1) sore.

Jenazah Berkafan Keluarkan Darah dari Kepala dan Nadinya Kembali Berdenyut, Kisahnya Viral
Serambinews/Rizwan
Jenazah Berkafan Keluarkan Darah dari Kepala dan Nadinya Kembali Berdenyut, Kisahnya Viral 

TRIBUNKALTENG.COM - Mengejutkan, jenazah berbalut kain kafan ini kembali mengeluarkan darah dari kepalanya!

Bahkan, ada yang bersaksi bahwa nadinya kembali berdenyut.

Liang kubur telah digali, keluarga sempat bingung hingga kembali merujuk jenazah ke rumah sakit dan memutuskan menunda pemakaman.

Peristiwa yang menyedot perhatian warga terjadi di Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Jumat (25/1) sore.

Kuburan Massal 45 Korban Tsunami Aceh Ditemukan, 4 Jenazah Teridentifikasi

Agar Tepat Sasaran, Polda Kalteng Bentuk Satgas Pengamanan Bansos

Jenazah Rasyidin (62) yang sudah dikafani dan siap untuk dikuburkan tiba-tiba dibawa kembali ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Gara-garanya, keluarga menemukan kejanggalan pada tubuh jenazah, yakni darah bercucuran di kepala.

Selain itu, seorang anggota keluarga yang meraba bagian leher menyatakan Rasyidin masih hidup, karena ada denyut pada urat nadi lehernya.

Ceritanya berawal ketika Rasyidin yang tercatat sebagai warga Desa Lampaseh Kota Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, dibawa pulang ke kampung halamannya karena meninggal dunia pada, Jumat (25/1) subuh sekira pukul 05.00 WIB.

Pria pensiunan guru itu dibawa pulang ke rumah keluarganya di Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat.

Kabar meninggalnya Rasyidin sudah diumumkan di Meunasah Gampong Pasie Jambu, sehingga warga serta kerabat datang berkumpul ke rumah orang tua Rasyidin, menanti kedatangan jenazah.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved