Diaborsi Berkali-kali Tapi Tetap Lahir, Pelajar SMK itu Akhirnya Kubur Hidup-hidup Bayinya

Bayi dikubur hidup-hidup di Sidoarjo bikin heboh. Fakta-fakta seputar kejadian itu juga ikut terkuak.

Sampai kemudian, pasangan pelajar yang punya anak di luar nikah ini memutuskan untuk pulang ke rumah LV dan memberitahukan peristiwa itu ke orangtuanya.

"Si perempuan mengajak pulang, tapi pas dalam perjalanan ternyata lelakinya atau ayah dari bayi itu meluncurkan niat mengubur bayinya," sambung Harris.

MR meminjam cethok ke warga, kemudian membuat lubang sekitar 40 centimeter di Makam Desa Kwangsan. Bayi malang itupun dikubur hidup-hidup oleh orangtuanya.

Saat itu, diceritakan bayi juga sempat menangis.

"Si perempuan tidak tega melihat itu dan meminta lelakinya membatalkan. Tapi tetap dilanjutkan dan si perempuan diminta mengikhlaskan," tukas kasat reskrim.

RM rupanya gelisah setelah mengubur bayinya hidup-hidup. Selasa kemarin dia mendatangi lokasi penguburan anaknya, dan membongkarnya lagi.

Jenazah bayi itu diambil kemudian dibawa ke makam Desa Gesik Cemandi untuk dimakamkan di sana.

Dan ketika memakamkan bayinya inilah aksinya ketahuan warga, hingga akhirnya dilaporkan polisi dan RM ditangkap.

Akibat perbuatannya, RM terancam pasal berlapis. Yakni undang-undang tentang perlindungan anak dan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Sementara LV masih berstatus saksi. Polisi menilai dia tidak ikut bersalah karena hendak membawa bayi ke rumah orangtuanya, dan sempat meminta bayinya agar jangan dibunuh.

Namun dia hanya biasa pasrah ketika dipaksa oleh kekasihnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul TERLALU! Pengubur Bayi Hidup-hidup di Sidoarjo, Sempat Aborsi Berkali-kali, http://jateng.tribunnews.com/2019/01/05/terlalu-pengubur-bayi-hidup-hidup-di-sidoarjo-sempat-aborsi-berkali-kali?page=all

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved