Tanah Longsor di Cisolok Sukabumi, 15 Orang Meninggal, 20 Orang Diduga Tertimbun

Evakuasi korban longsor dilakukan tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD hingga relawan dari berbagai organisasi kemasyarakatan.

Tanah Longsor di Cisolok Sukabumi, 15 Orang Meninggal, 20 Orang Diduga Tertimbun
istimewa/ BNPB
Kondisi longsor di Cisolok Sukabumi 

TRIBUNKALTENG.COM - Sebanyak 35 orang diindikasi tertimbun dalam peristiwa longsor yang terjadi di Dusun Cimapag Kecamatan Cisolok Sukabumi.

Dalam kejadian itu, 15 orang dilaporan meninggal dunia dan 20 lainnya belum ditemukan.

Pencarian korban berjalan lamban karena hujan dan longsor susulan terjadi di lokasi longsor sungguh menyulitkan semua pihak yang terlibat untuk melakukan evakuasi lanjutan.

Evakuasi korban longsor dilakukan tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD hingga relawan dari berbagai organisasi kemasyarakatan.

Evakuasi korban longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dihentikan sementara sore ini, Selasa (1/1/2019).

Dua Warga Tewas dan 1 Jembatan Putus Setelah Banjir dan Longsor Terjang di Kota Padang

Bermain di Kandang, Sterling Sebut Manchester City Bakal Putus Rekor Tak Terkalahkan Liverpool

Rhoma Irama Beber Rencana Pernikahan Ridho Rhoma, Sudah Tunangan!

Kapenrem 061/Surya Kancana, Mayor Inf Ratno Sudarmadi, mengatakan bahwa selain langit mulai gelap, cuaca juga kurang mendukung.

"Kondisi hujan dan sudah sore, besok pagi dilanjutkan lagi, mencari 24 orang lagi yang diduga masih tertimbun longsor," kata Ratno kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (1/1/2019).

Pantauan TribunnewsBogor.com, tim evakuasi gabungan sejak pukul 17.00 WIB berangsur-angsur meninggalkan lokasi longsor.

Termasuk alat berat yang juga diterjunkan untuk membantu evakuasi.

Selain itu, tim evakuasi juga membuka posko evakuasi dan posko laporan orang hilang menggunakan gedung sekolah SMPN 3 Cisolok.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved