Pilpres 2019

Pengakuan La Nyalla Jelang Pilpres 2019, Minta Maaf ke Jokowi Soal PKI dan Obor Rakyat

Pada Pilpres 2014, La Nyalla masih menjadi pendukung Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa. Dan pada Pilpres 2019 dirinya berbalik

Pengakuan La Nyalla Jelang Pilpres 2019, Minta Maaf ke Jokowi Soal PKI dan Obor Rakyat
tribunnews.com
La Nyalla Mattalitti 

Isu keterkaitan Jokowi dengan PKI yang dihembuskan tabloid tersebut jelang Pemilihan Presiden 2014 lalu masih ada sampai sekarang.

"Sampai sekarang belum mampu mengubah persepsi publik terhadap berita yang ada di Obor Rakyat tersebut. Artinya pengaruh tabloid Obor Rakyat sampai saat ini masih ada," ujar Ace.

Ace mengatakan sulit untuk menghilangkan isu yang sudah berkembang dari mulut ke mulut.

Pihaknya memiliki data bahwa ada 5 sampai 6 persen masyarakat yang percaya bahwa Jokowi antek komunis.

Oleh karena itu, Jokowi pun sudah mulai menjawab tuduhan itu dalam beberapa kesempatan.

"Pak Jokowi perlu mengklarifikasi itu supaya masyarakat di daerah yang dikunjungi Pak Jokowi bisa mengetahui bahwa itu adalah hoax," ujar Ace.

Diciptakan demi Pilpres

Meski demikian, publik kini mengetahui fakta baru mengenai isu ini. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan pengakuan La Nyalla membuktikan bahwa isu Jokowi komunis dihembuskan demi kepentingan Pemilihan Presiden.

Sebab La Nyalla menghembuskan isu itu juga demi mengalahkan Jokowi pada Pilpres 2014. "Maka saya katakan apa yang disampaikan La Nyalla menegaskan bahwa isu antek asing, antek komunis, antek aseng itu benar benar isu yang dipabrikasi," ujar Rommy.

Kesimpulan ini juga diambil Rommy mengacu pada beberapa pemilu yang diikuti Jokowi.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved