Kabar Kalimantan

Sering Terlihat Melamun, Pemuda Ini Malah Ditemukan Tewas dengan Leher Tergantung Tali

Ibu korban pun mendatangi jendela kamar korban, betapa terkejutnya dia melihat anaknya telah tewas tergantung.

TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Rumah kayu Nomor 4, di Jalan Bung Tomo, Gang Swadaya II, Samarinda Seberang, jadi saksi bisu tewasnya RP (25) tergantung di kamarnya, Rabu (12/12/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA - Penemuan mayat seorang pria menggegerkan warga sekitar jalan Bung Tomo, Samarinda Seberan, Kaltim.

Kejadian itu terjadi di Gang Swadaya II, RT 27, Nomor 4, sekitar pukul 06.30 Wita, Rabu (12/12/2018) pagi tadi.

Mayat pria berinisial RP (25) yang diduga korban bunuh diri itu ditemukan oleh ibunya sendiri, setelah sejak Selasa (11/12/2018) malam korban tidak membukakan pintu rumah.

Salah satu warga, Ijay (35) menjelaskan, pada malam kemarin, sekitar pukul 20.30 Wita, ibu korban terlihat mengetuk-ngetuk pintu rumah, namun tidak dibukakan oleh anaknya, yang merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara itu.

Kamis Diduga Depresi, Lalu Nekat Gantung Diri Menggunakan Tali Nilon, Begini Kata Kepolisian

Diduga Terima Suap Fee Proyek Rp 12,5 Juta, Kabid Disdik Barsel Ditangkap, Begini Kronologinya

"Ibunya dari Wahau, tadi malam baru sampai di rumah, ngetok pintu sambil manggil anaknya, tapi tidak juga dibukakan pintu, dia kira sudah tertidur. Lalu, ibunya nginap di rumah saya," ucapnya, Rabu (12/12/2018).

Pagi harinya, ibu korban kembali mengetuk pintu rumah, namun tidak juga ada respon. Ibu korban pun mendatangi jendela kamar korban, betapa terkejutnya dia melihat anaknya telah tewas tergantung.

"Ibunya yang pertama kali lihat korban tergantung di kamar, ibunya lihat dari jendela kamarnya. Sempat teriak, minta tolong sama warga, lalu kami dobrak pintu rumahnya," jelasnya.

Korban ditemukan tergantung dengan menggunakan tali berwarna biru.

Saat ditemukan, korban hanya menggunakan celana pendek, tanpa baju.

Tak berselang lama setelah diturunkan, mayat korban langsung dibawa ke RSUD AW Syahranie menggunakan ambulans milik LSM relawan Mim Rescue, guna menjalani proses visum.

Sementara itu, warga lainnya, Putra (35) menilai, korban memang terlihat murung dan kerap melamun di depan rumahnya.

Terakhir kali dirinya melihat korban, sekitar 2-3 hari yang lalu, saat itu korban terlihat berjalan di gang dengan membawa plastik isi nasi kuning.

"Sempat lihat beli nasi kuning, dia juga sering nongkrong di depan rumah, merenung. Belum menikah, dan setahu saya tidak bekerja, hanya bantu-bantu keluarganya saja," jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang, Iptu Dedy Setiawan menjelaskan, pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah mengetahui adanya informasi penemuan mayat.

Pihaknya langsung melakukan identifikasi, dengan memintai keterangan saksi-saksi.

Kendati demikian, pihaknya belum dapat mengetahui motif dari aksi yang diduga bunuh diri itu.

"Untuk motif belum kita ketahui, untuk saksi-saksi sudah beberapa kita mintai keterangan," ucapnya singkat. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pemuda di Samarinda Seberang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Tetangga Ungkap Korban Sering Melamun, http://kaltim.tribunnews.com/2018/12/12/pemuda-di-samarinda-seberang-ditemukan-tewas-gantung-diri-tetangga-ungkap-korban-sering-melamun?page=2.
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved