250 Personel Gabungan Buru KKB Papua, Helikopter Ditembaki, Satu Anggota Tim Belukar Tertembak

Kelompok separatis ini menembak sebuah helikopter milik TNI yang sedang melakukan evakuasi jenazah Serda Handoko.

250 Personel Gabungan Buru KKB Papua, Helikopter Ditembaki, Satu Anggota Tim Belukar Tertembak
John Roy Purba/ Istimewa
Helikopter TNI membawa tim gabungan TNI - Polri saat melakukan evakuasi korban serangan KKB Papua 

“Sebanyak 250 pasukan gabungan telah bergeser ke Mbua untuk mengejar dan mengevakuasi para korban,” katanya. 

* Ralat jumlah korban

Polri meralat jumlah korban pembantaian yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata terhadap para pekerja jembatan di distrik Yigi, Nduga, Papua. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, jumlah korban meninggal dunia berjumlah 20 orang.

"Informasi sementara adalah 20. Ada 19 pekerja, dan 1 anggota TNI yang gugur," ujar Tito di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Tito menerangkan, setelah kelompok bersenjata melakukan pembunuhan dengan cara biadab terhadap para pekerja PT Istaka Karya, sehari setelahnya kelompok itu menyerang pos TNI di Mbua.

"Saya kira pos ini didirikan teman-teman TNI untuk menjaga para pegawai tadi. Itu juga diserang. Kekuatan 21 orang diserang. Setelah itu terjadi perlawanan dan mereka mundur, tapi sempat satu orang gugur," ucap Tito.

Sejauh ini, menurut Tito, belum diketahui jumlah korban dari kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan tersebut. "Kita belum tahu di pihak mereka mungkin juga sudah ada korban juga, tapi saat ini pengejaran dilakukan," ucap Tito.

“Tapi kita tahu bahwa akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok-kelompok ini terutama karena memang masalah pembangunan, masalah kesejahteraan,” ujar Tito.

Tito mengatakan, beberapa waktu lalu, kelompok bersenjata juga sempat membuat ulah di Manokwari. Tapi, karena pembangunan terus digenjot, akhirnya tak ada lagi penyerangan oleh kelompok bersenjata.

Tito menerangkan, Presiden Joko Widodo telah bertekad membangun sejumlah infrastruktur di Papua. Menurut Tito, pembangunan itu pun tengah dilakukan dengan membangun Trans-Papua.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved