250 Personel Gabungan Buru KKB Papua, Helikopter Ditembaki, Satu Anggota Tim Belukar Tertembak

Kelompok separatis ini menembak sebuah helikopter milik TNI yang sedang melakukan evakuasi jenazah Serda Handoko.

250 Personel Gabungan Buru KKB Papua, Helikopter Ditembaki, Satu Anggota Tim Belukar Tertembak
John Roy Purba/ Istimewa
Helikopter TNI membawa tim gabungan TNI - Polri saat melakukan evakuasi korban serangan KKB Papua 

Posnya diserang karena menjadi tempat persembunyian empat orang karyawan PT Istaka Karya yang berhasil melarikan diri dari Kali Yigi, Distrik Yigi, tempat pembantaian pekerja pembangunan jembatan.

Keempat karyawan itu berjalan kaki ke Mbua selama 2 jam. Kini keempat korban selamat itu berhasil dievakuasi bersama 8 warga sipil di Mbua. Tiga orang karyawan PT Istaka Karya itu mengalami luka tembak saat Pos TNI diserang kelompok separatis.

Kena Tembak

Kontak senjata juga terjadi saat Tim Belukar dari aparat penegak hukum gabungan TNI dan Polri sedang mengevakuasi karyawan PT Istaka Karya yang dikabarkan dibunuh kelompok Separatis di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabuapten Nduga, Papua.

Satu anggota Tim Belukar dikabarkan terkena tembakan. Belum diketahui kondisi korban saat ini. Korban saat ini telah dievakuasi ke Pos TNI Mbua dari Puncak Kabo, Distrik Yigi.

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin Siregar mengatakan satu anggota Tim Belukar telah sampai ke Puncak Kabo, lokasi para pekerja dikabarkan dibunuh oleh kelompok KKB.

“Sesampainya di Puncak Kabo, tim yang terdiri anggota TNI dan Polri mendapat perlawanan dari kelompok KKB,” ujar Kapolda.

Kapolda menjelaskan, satu anggota yang terkena tembakan telah dievakuasi ke Pos TNI di Mbua, yang jaraknya 2 jam berjalan kaki dari Puncak Kabo.

“Sampai saat ini tim Nanggala yang telah bersatu dengan tim Belukar masih melakukan penyisiran di Puncak Kabo. Kontak tembak terus terjadi. Tetapi kita masih susah mendapat informasi kondisi ril di sana, lantaran akses telekomunikasi yang susah,” ujarnya.

Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Binsar P Sianipar mengungkapkan, saat ini sudah ada 250 personel gabungan telah berada di Mbua untuk melakukan evakuasi dan juga penyisiran terhadap kelompok separatis.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved