Setor Rp 2,6 Miliar, Pengusaha Tertipu Dukun Palsu Berkedok Penggandaan Uang

Uang itu dipakai tersangka untuk membeli alat perdukunan berupa minyak suci sebagai syarat ritual penggandaan uang.

Setor Rp 2,6 Miliar, Pengusaha Tertipu Dukun Palsu Berkedok Penggandaan Uang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi Dukun pengganda uang 

TRIBUNKALTENG.COM, SURABAYA - Kasus penipuan berkedok dukun palsu penggandaan uang di Dusun Sumbernanas, Ponggok Kabupaten Blitar, diungkap jajaran Unit I Bajak Sandera, Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim .

Modusnya bukan hal baru, yakni penggandaan uang dan dalam kasus ini merugikan korban hingga Rp 2,6 miliar.

Korbannya adalah NC, pengusaha swasta di Blitar.

Dua tersangka berhasil diamankan, Danang Gatut Nuryanto (43) warga Desa Mojokerep, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri dan Musanto (38) warga Dusun Sukorejo, Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.

Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum, Polda Jatim, AKBP Lenard M Sinambela menjelaskan tersangka Danang berpura-pura menjadi 'Orang Pintar' yang mempunyai kemampuan metafisika bisa menggandakan uang.

Usai Berobat ke Dukun, 700 Wanita Ini Mengira Hamil, Faktanya Malah Bikin Geram

Lokasi di Ujung Wilayah Kabupaten, Harga Daging Ayam di Long Apari Sentuh Rp 400 Ribu per Ekor

Korban percaya kemampuan tersangka usai tersangka mampu menerawang mimpi yang dialami korbannya.

"Tersangka meminta sejumlah uang ke korban untuk biaya ritual penggandaan uang. Korban dirugikan hingga Rp 2.676.800.000," ungkapnya di Mapolda Jatim, Jumat (30/11/2018).

Leo memaparkan untuk menyakinkan korban tersangka menjaminkan mobil Nissan Serena N 1175 CH sesuai Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dipasang di mobil B 1958 DQ.

Selain itu, tersangka meminjamkan uang senilai Rp 45 juta.

Uang itu dipakai tersangka untuk membeli alat perdukunan berupa minyak suci sebagai syarat ritual penggandaan uang.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved