Dalam Pengerjaan, Bangunan Lima Lantai Ponpes Al Azhar Ambruk

Dengan bangunan yang ambruk, diperuntukkan untuk santri putri yang tengah belajar menghafal Al Quran.

Dalam Pengerjaan, Bangunan Lima Lantai Ponpes Al Azhar Ambruk
KOMPAS.com / HAMZAH
Bangunan pondok pesantren Al Azhar di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, ambruk pada Selasa (27/11/2018) malam 

TRIBUNKALTENG.COM - Bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Azhar yang berada di Jalan PJKA, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Selasa (27/11/2018) malam.

Bangunan lima lantai tersebut tengah dalam pengerjaan, dan ambruk sekitar pukul 20.00 WIB.

Dilansir dari Kompas.com pada Selasa malam hingga pukul 23.15 WIB, belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa.

Warga setempat menuturkan, sebelum ambruk, bangunan tersebut memang sudah sempat diketahui terlihat miring.

Ambruk di Panggung, Jenita Janet Ngaku Ditabrak Setan, Reaksi Mbah Mijan Bikin Bingung Warganet

Mario Mandzukic Bawa Kemenangan Juventus Vs Valencia yang Berakhir dengan Skor 1-0

Namun hal itu, rupanya tidak menyurutkan niat dari pemangku kebijakan dan pengasuh ponpes untuk tetap melanjutkan pembangunan.

Mulai lantai empat mau ke pembangunan lantai lima itu sebenarnya sudah kelihatan, jika bangunan sudah mulai miring. Tapi pembangunan masih terus dilakukan, hingga ambruk ini," ujar salah seorang warga, Asrori, saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia menuturkan, pembangunan Ponpes Al Azhar sendiri sudah dimulai sejak tiga tahun lalu, dengan menempati lahan yang sebelumnya merupakan ladang.

Dengan bangunan yang ambruk, diperuntukkan untuk santri putri yang tengah belajar menghafal Al Quran.

"Jadi tidak langsung, tapi dibangun secara bertahap. Setahu saya, pembangunannya sudah mulai sejak tiga tahunan yang lalu, dengan untuk luasannya (bangunan) sendiri saya kurang mengerti. Tapi memang pembangunan itu tidak meluas, tapi meninggi," ujarnya.

Dengan kondisi eks lahan persawahan, dan konstruksi yang justru meninggi, Asrori memprediksi bila konstruksi bangunan yang ambruk tidak kuat dalam menahan beban.

"Mungkin kalau tiga lantai, saya kira masih kuat. Tapi kalau sudah empat, apalagi ini mau lima lantai, ya begini ini kejadiannya (ambruk). Coba lihat sendiri saja besi-besi konstruksinya, tidak besar-besar juga," kata dia.

Belum diketahui adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, lantaran sekitar 100-an santri yang biasa menghuni bangunan tersebut sudah dipindahkan pada Selasa sore sebelum kejadian, ke cabang ponpes yang berada di Kecamatan Menganti, Gresik.

"Sekilas kalau saya lihat sehari-hari saat lewat, memang agak aneh dengan bangunan itu yang terus dibangun meninggi. Sebab pasti yang bawah nggak kuat menahan beban, dan kejadian juga kan (ambruk)," tutur salah seorang warga yang lain, Hafiz.

Pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan penyebab ambruknya bangunan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Sementara pengasuh ponpes, masih belum berkenan memberikan keterangan mengenai kejadian.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved