Petilasan Mbang Lampir, Tempat Pertapaan yang Ramai Didatangi Caleg Hingga Peserta CPNS

Oleh warga sekitar, tempat ini memang disebut-sebut kerap didatangi oleh orang-orang yang ingin berziarah.

Petilasan Mbang Lampir, Tempat Pertapaan yang Ramai Didatangi Caleg Hingga Peserta CPNS
Tribun Jogja/ Wisang Seto Pangaribowo
Gerbang depan petilasan Mbang Lampir di Dusun Blimbing, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Gunungkidul. 

Diceritakannya, tempat ini mulai dipugar pada tahun 1977 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono ke IX.

Pada saat gempa mengguncang Yogyakarta beberapa tahun silam, pertapaan ini mengalami sedikit kerusakan dan banyak bangunan yang retak.

Lalu pada 2011, bangunan yang mengalami retak mulai diperbaiki oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Jalan menuju pertapaan ini adalah dari jalan raya Panggang-Baron sekitar 1 km dan sudah beraspal, pertapaan Kembang Lampir berada di perbukitan di Padukuhan Blimbing.

Kondisinya pun terbilang sangat terawat dengan baik, serta dilengkapi tempat juru kunci dan fasiltas lainnya seperti WC/toilet.

Untuk menuju tempat pertapaan, para peziarah harus naik tangga ke atas.

Sesampainya disana, peziarah akan menemui batu yang berada di tengah-tengah petilasan dikelilingi pembatas yang terbuat dari kayu. (wisang seto pangaribowo)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Petilasan Mbang Lampir Gunungkidul, Tempat Pertapaan yang Kerap Dikunjungi Caleg Hingga Peserta CPNS

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved