Kasus Baiq Nuril, Begini Isi Kesaksian Lengkap Para Guru yang Terungkap dalam Persidangan

Setelah rekaman percakapan antara Baiq Nuril Maknun dan Haji Muslim disalin oleh Haji Imam Mudawin, Husnul Aini pun berkesempatan mendengarkan rekaman

Kasus Baiq Nuril, Begini Isi Kesaksian Lengkap Para Guru yang Terungkap dalam Persidangan
KOMPAS.com/FITRI
Baiq Nuril Maknun menghapus air matanya saat ditemui di rumahnya di perumahan BTN Harapan Permai, Labuapi, Lombok Barat, Senin (12/11/2018). Nuril kecewa atas keputusan MA yang mengabulkan kasasi Kejaksaan Tinggi NTB, atas kasus pelanggaran UU ITE. 

3. Indah Deporwati

Wanita yang berprofesi sebagai Pengawas SMAN 7 Mataram ini mengaku pernah diperdengarkan rekaman percakapan antara Haji Muslim dengan Baiq Nuril Maknun. Namun dalam keterangannya, suara rekaman itu terdengar tidak begitu jelas.

Selain pernah mendengarkan rekaman itu, Indah Deporwati juga pernah mendapatkan salinannya dari Muhajidin, guru mata pelajaran Kimia di SMAN 7 Mataram.

Indah Deporwati mendapatkan rekaman yang disimpan dalam sebuah flashdisk dengan maksud sebagai bahan laporan ke Dinas Pendidikan Kota Mataram.

Selain itu, Indah Deporwati membenarkan barang bukti digital elektronik berupa 1 (satu) Memori Card external micro 2GB yang diperlihatkan di persidangan. Barang bukti ini diperoleh Penyidik dari yang bersangkutan.

Tidak hanya diperlihatkan barang bukti, Indah Deporwati juga diperdengarkan kembali rekaman percakapan antara Haji Muslim dengan Baiq Nuril Maknun.

Namun, kualitas suara rekaman yang diperdengarkan dalam persidangan berbeda dengan saat diperdengarkan oleh Muhajidin.

"Menimbang, bahwa terhadap keterangan saksi Dra. H Indah Deporwati. M.Pd tersebut, Terdakwa memberikan pendapat bahwa keterangan saksi adalah benar." Demikian dalam Putusan PN Mataram.

4. Muhajidin

Dalam persidangan, Muhajidin mengaku sebagai guru mata pelajaran Kimia di SMAN 7 Mataram.

Ia pertama kali mengetahui adanya rekaman percakapan antara Haji Muslim dengan Baiq Nuril Maknun setelah diberitahu oleh Mulhakim, S.H., yang sebelumnya telah diberitahu dan diberi rekamannya oleh Haji Imam Mudawin di ruang Bimbingan dan Konseling SMAN 7 Mataram.

Muhajidin kemudian menerima langsung rekaman tersebut dari Haji Imam Mudawin yang diserahkan di ruang Laboratorium Komputer SMAN 7 Mataram.

Tidak tanggung-tanggung, Muhajidin menyalin rekaman percakapan antara Haji Muslim dengan Baiq Nuril Maknun sebanyak 7 (tujuh) rekaman.

Salinan rekaman yang diperolehnya itu lalu dikirim juga ke ponsel milik Haji Muslim, pria yang suaranya ada dalam rekaman percakapan sekaligus Kepala SMAN 7 Mataram ketika itu.

Selain mengirim rekaman ke ponsel Haji Muslim, Muhajidin juga mentransfernya ke ponsel Muhalim, guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 7 Mataram, ke ponsel Lalu Wirebakti (Humas dan guru SMAN 7 Mataram), ke Hajjah Indah Deporwati (Pengawas SMAN 7 Mataram), dan ke Hanafi (KCD Ampenan).

"Menimbang, bahwa terhadap keterangan saksi Muhajidin. S.Pd tersebut, Terdakwa memberikan pendapat bahwa keterangan saksi adalah benar." Demikian tertulis dalam Putusan PN Mataram.

Sebagai informasi, Baiq Nuril Maknun adalah seorang mantan pegawai honorer pada bagian Tata Usaha (TU) di SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pada 26 Juli 2017 silam, Baiq Nuril Maknun divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Mataram atas kasus pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pelanggaran UU ITE yang dituduhkan kepada Baiq Nuril Maknun adalah tersebarnya rekaman telepon mesum Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram saat itu.

Namun, Baiq Nuril Maknun harus menerima kenyataan pahit setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi Kejaksaan Tinggi NTB dengan vonis 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Putusan Kasasi Nomor 574 K/PID.SUS/2018 bertanggal 26 September 2018 terkait kasus Baiq Nuril Maknun membatalkan Putusan Pengadilan Negeri (PN) Mataram Nomor 265/Pid.Sus/2017/PN. MTR tanggal 26 Juli 2017.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Isi Kesaksian Lengkap Para Guru dalam Persidangan Kasus Baiq Nuril Maknun, http://wartakota.tribunnews.com/2018/11/19/isi-kesaksian-lengkap-para-guru-dalam-persidangan-kasus-baiq-nuril-maknun?page=all.
Penulis: Hamdi Putra
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved