Breaking News:

Bisnis dan Ekonomi

Harga Emas Merosot, Terpengaruh Suku Bunga dan Kebijakan Moneter

Bahkan selama sepekan, harga emas spot menurun drastis sebanyak 1,94% dari yang sebelumnya US$ 1.233,30 per ons troi.

Editor: Mustain Khaitami
NET
Ilustrasi Emas 

“Indeks dollar yang menguat membuat pelaku pasar melirik untuk mengoleksi dollar AS ketimbang emas,” tandasnya.

Disamping itu, Deddy juga menilai bahwa hasil dari pemilu sela AS yang memenangkan Demokrat di DPR menjadi penyebab harga emas spot turun.

Pasalnya ekspektasi pasar agar partai Demokrat menang terjawab.

“Jadi penurunan harga emas spot sepertinya wajar. Harga pun masih akan naik lagi,” tuturnya.

Menurut Deddy, potensi penguatan harga emas bisa terjadi apabila perang dagang mereda.

Selain itu, pemburuan emas akan tertuju pada anggaran Italia yang menjadi isu.

“Kalau dilihat anggaran Italia ditolak Uni Eropa dan diminta untuk membuat proposal hingga 30 November nanti. Nah, pasar akan memperhatikan di tengah pergerakan mata uang eropa ini, sehingga tertuju memburu emas,” sebut Deddy.

Permintaan emas juga akan meningkat pada akhir tahun ini.

Secara siklusnya, harga emas selalu naik pada saat akhir tahun, hal ini karena dipicu perayaan tahun baru imlek.

Deddy pun memproyeksi dalam sepekan harga emas akan berada di rentang US$ 1.207 per ons troi sampai US$ 1.220 per ons troi.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved