Sains

Video Viral Tanah Bernafas Mirip Likuifaksi Palu, Begini Sains Menjelaskannya

Peristiwa ini lazim disebut dengan respirasi tanah. Jadi, hutan memang bernapas tapi dengan cara yang tidak terlihat dengan mata kita.

Video Viral Tanah Bernafas Mirip Likuifaksi Palu, Begini Sains Menjelaskannya
Twitter
Fenomena tanah bernafas di Kanada 

TRIBUNKALTENG.COM - Sebuah video tanah yang seolah bernapas. Video ini mendadak viral di sosial media.

Dalam video tersebut, pohon terlihat bergoyang dan gundukan tanah besar naik turun seolah-olah terangkat oleh sepasang paru-paru di dalamnya.

Kejadiaan ini seakan mengingatkan kita pada peristiwa likuifaksi yang terjadi di Donggala.

Baca: AC Milan Melejit ke Posisi 5 Klasemen Sementara Liga Italia Usai Tekuk Sampdoria 3-2

Baca: Hasil Liga Itali - Napoli Vs AS Roma Berakhir Seri 1 Sama yang Dicetak Dries Mertens dan El Shaarawy

Baca: Sebelum Umumkan Jadwal Tes SKD CPNS 2018, Kemenag Perpanjang Waktu Cetak Kartu Ujian

Video tersebut mula-mula diunggah oleh akun twitter @DannyDutch.

"Tanah terlihat seperti sedang bernapas di hutan Quebec," tulisnya dalam akun twitternya.

Peristiwa tersebut memang direkam di hutan Sacre-Coeur, Quebec, Kanada pada awal bulan Oktober. Tapi, peristiwa ini bukan sebuah gempa bumi atau "dengkuran" penunggu hutan.

Ya, ada penjelasan ilmiah untuk kejadian tak biasa ini. Sederhananya, peristiwa ini disebabkan oleh angin.

"Selama hujan dan badai angin, tanah menjadi jenuh, 'melonggarkan' kohesi (sudut geser) tanah dengan akar-akar saat angin bertiup di atas mahkota pohon," ungkap Mark Vanderwouw, ahli perawatan dan penanaman pohon (arborist) di Kanada dikutip dari Live Science, Kamis (25/10/2018).

"Angin sedang mendorong pohon-pohon ke atas, dan ketika kekuatannya bergeser ke akar, tanah menjadi seperti mengembang kempis," imbuhnya.

Artinya, ini merupakan bentrokan beberapa elemen, yaitu angin dengan akat dan udara dengan Bumi. Pasukan angin tampaknya memenangkan pertempuran tersebut. Sehingga membuat tanah seolah-oleh terangkat dan mengempis. 

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved