Kabar Dunia

Jamal Khashoggi Dibunuh, Menlu Arab Saudi : Ini Operasi Kejahatan

Jubeir mengatakan pemerintah Saudi memastikan mereka yang bertanggung jawab atas kematian sang jurnalis dapat dihukum

Editor: Mustain Khaitami
Al Jazeera
Jamal Khashoggi, Jurnalis senior sekaligus kritikus politik Arab Saudi. 

Jamal Khashoggi Dibunuh, Menlu Arab Saudi : Ini Operasi Kejahatan
TRIBUNKALTENG.COM - Permintaan maaf secar resmi disampaikan pemerintah Arab Saudi resmi kepada keluarga jurnalis Jamal Khashoggi yang dinyatakan tewas.

Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir mengatakan kepada Fox News, Minggu (21/10/2018), kematiannya di gedung konsulat Saudi di Turki merupakan "operasi kejahatan".

Dia menyangkal bahwa Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman atau pun dinas intelijen yang memiliki informasi sebelumnya tentang operasi tersebut.

"Ini merupakan operasi yang merupakan operasi kejahatan," katanya, seperti dikutip dari NBC News.

Baca: Arab Saudi Akui Jamal Kashoggi Tewas di Gedung Konsulat, Ini Penyebabnya

Baca: Pemandu Lagu Cantik Itu Akhirnya Meninggal Usai Kecelakaan Saat Sedang Bersama Pria Beristri

Baca: Jurnalis Asing Sebut Penampilan Todd Rivaldo Individu Terbaik dalam Sejarah Piala Asia U-19

"Jelas ada kesalahan besar yang dibuat, dan apa yang menambah kesalahan itu adalah upaya untuk menutup-nutupinya," ucapnya.

"Ini tidak dapat diterima di pemerintahan manapun," imbuhnya.

c
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir. (Kompas dilansir dari AFP/Christophe Simon)

Pangeran Mohammed bahkan telah menyampaikan belasungkawa kepada putra sulung Khashoggi, Salah Khashoggi.

Jubeir mengatakan pemerintah Saudi memastikan mereka yang bertanggung jawab atas kematian sang jurnalis dapat dihukum dan mencegah peristiwa itu terulang kembali.

"Ini kesalahan yang buruk. Ini tragedi mengerikan. Belasungkawa kami menyertai mereka. Kami merasakan sakit mereka," katanya, seperti diwartakan Arab News.

Menurut dia, otoritas belum mengetahui rincian tentang bagaimana Khashoggi terbunuh atau di mana jasadnya berada sekarang.

Dia menjelaskan mengenai tim investigasi di Turki menemukan bukti yang bertentangan dengan laporan sebelumnya bahwa Khashoggi telah meninggalkan konsulat usai berkunjung pada 2 Oktober lalu.

Jubeir mengatakan, jaksa penuntut memutuskan laporan awal tersebut salah dan ada sesuatu yang terjadi berkaitan tindak kriminal.

Komentarnya terlontar usai Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan akan mengungkap lebih lanjut hasil invetsigasi pada pekan ini.

Sementara, Gedung Putih menyatakan Erdogan dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membahas kasus ini melalui sambungan telepon pada Minggu (21/10/2018).

Seperti diketahui, Saudi akhirnya menyebut jurnalis yang lenyap itu telah tewas di gedung konsulat di Turki akibat pertikaian. Namun, banyak pihak yang meragukan klaim tersebut. (Kompas.com/Veronika Yasinta)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Menlu Saudi: Pembunuhan Jamal Khashoggi adalah Operasi Kejahatan

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved