Kasus Suap Bupati Bekasi

Billy Sindoro Terancam Tuntutan Maksimal dalam Kasus Meikarta

Sebelum kasus ini, Billy Sindoro pernah pula berurusan hukum dengan KPK dalam kasus dugaan penyuapan dengan pejabat Komisi Pengawas Persaingan Usaha.

Billy Sindoro Terancam Tuntutan Maksimal dalam Kasus Meikarta
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (15/10/2018) malam. Billy Sindoro menjalani pemeriksaan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka bersama 8 tersangka lainnya terkait OTT di Kabupaten Bekasi yakni suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), resmi menahan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro, Selasa (16/10/2018), atas kasus dugaan suap pengurusan izin proyek properti Meikarta.

Sebelum kasus ini, Billy Sindoro pernah pula berurusan hukum dengan KPK dalam kasus dugaan penyuapan dengan pejabat Komisi Pengawas Persaingan Usaha.

Ia dan komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M Iqbal ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Barat.

Billy Sindoro saat itu diduga terlibat penyuapan dengan barang bukti pecahan uang Rp 100 ribu sebesar Rp 500 juta yang disimpan di dalam tas hitam.

Baca: Youtube Down alias Error, Akses Video Mendadak Mati

Baca: Kitab-kitab Karya Datu Kalampayan Ini Jadi Pegangan Sampai Sekarang

Baca: Ratusan Anak Berseragam Pramuka Teriak 2019 Ganti Presiden, Moeldoko Beri Tanggapan Begini

Uang itu terkait perkara yang dilaporkan PT Indosat Mega Media, Indonesia Tele Media, dan MNC Sky Network kepada KPPU pada September 2007.

Mereka melaporkan televisi berbayar Astro TV dan PT Direct vision melakukan monopoli tayangan Liga Inggris.

Billy Sindoro akhirnya diganjar hukuman penjara 3 tahun dan denda Rp 200 juta subsidair 3 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor tahun 2009. Billy Sindoro  dinilai terbukti melakukan penyuapan ke M Iqbal.

Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK yang meminta Billy Sindoro dihukum 4 tahun penjara dan denda Rp 250 juta.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan sangat menyayangkan Billy ‎Sindoro yang tidak jera dan masih melakukan perbuaatan melawan hukum.

"‎Kami sayangkan dan sebenarnya mengecewakan bagi kita semua karena ada tersangka yang sebelumnya sudah pernah divonis bersalah oleh kasus yang juga ditangani KPK, saat ini kena lagi," kata Febri Diansyah, Rabu (17/10/2018).

Febri Diansyah melanjutkan ke depan pihaknya akan mempertimbangkan lebih lanjut terkait tuntutan maksimal terkait dengan perbuatannya di kasus ini bagi Billy Sindoro‎.

"Akan dipertimbangkan terkait tuntutan maksimal. ‎Pada 9 tersangka kasus ini, kami sampaikan juga bahwa tersangka punya hak untuk mengajukan diri sebagai justice collabolator. Ini menguntungkan tersangka apalagi pihak penerima karena penerima ancaman hukumannya tinggi," kata Febri Diansyah. (Theresia Felisiani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Billy Sindoro Dua Kali Terlibat Suap, KPK Pertimbangkan Hukuman Maksimal

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved