CPNS 2018

21 Persen Pelamar Seleksi CPNS 2018 Gagal, 1,7 Juta Lolos Seleksi Administrasi via sscn. bkn.go.id

21 Persen Pelamar Seleksi CPNS 2018 Gagal, 1.751.661 Pelamar Lolos Seleksi Administrasi via sscn. bkn.go.id

21 Persen Pelamar Seleksi CPNS 2018 Gagal, 1,7 Juta Lolos Seleksi Administrasi via sscn. bkn.go.id
Instagram Kemenpan RB
Kemenpan RB mengumumkan formasi dan jadwal tahapan seleksi cpns 2018. 

TRIBUNKALTENG.COM - Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Muhammad Ridwan mengungkapkan, jumlah pelamar CPNS 2018 yang telah mendaftar secara tuntas di situs sscn. bkn.go.id sebesar 3.627.981 orang.

Sementara pendaftar CPNS 2018 yang telah diverifikasi dan dinyatakan lolos seleksi administrasi sebanyak 1.751.661 orang.

"Yang tidak memenuhi syarat sampai detik ini 355.733 orang. Ini (secara keseluruhan) masih bergerak ya datanya," kata Ridwan dalam konferensi pers di gedung BKN, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Adapun pengumuman hasil seleksi administrasi pendaftaran calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 akan dilakukan mulai hari ini, Senin (16/10/2018) hingga 21 Oktober mendatang.

Baca: 1,7 Juta Pelamar Lolos Seleksi CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id, Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018

Baca: Begini Cara Mengecek Hasil Verifikasi Administrasi CPNS 2018, Hari Ini Diumumkan di sscn.bkn.go.id

Baca: Bocah 7 Tahun Dirikan Bank dan Punya 2000 Nasabah, Awalnya Jadi Bahan Tertawaan

Baca: Billy Sindoro Terancam Tuntutan Maksimal dalam Kasus Meikarta

Baca: Live Streaming Denmark Open 2018, Marcus/Kevin vs He Jiting/Tan Qiang

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, sejumlah peserta CPNS dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi.

"Saat ini posisinya 21 persen pelamar itu gagal, tidak memenuhi syarat," kata Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/10/2018).

Menurut dia, jumlah tersebut merupakan data secara nasional hingga Selasa siang.

Ridwan menyampaikan kepada kementerian/lembaga/daerah agar jangan telalu mudah membuat pelamar CPNS tidak memenuhi syarat (TMS).

"BKN menyarankan kesalahan nama, alamat, gelar itu supaya tidak gampang menjadikan pelamar TMS (tidak memenuhi syarat), loloskan saja, lah," kata Ridwan.

"Sepanjang latar belakang pendidikan, tinggi badan (semisal ini menjadi syarat) cocok dengan formasi," ujarnya.

Menurut dia, terkait kesalahan nama, alamat, dan gelar masih bisa diperbaiki ketika pemberkasan ketika pelamar dinyatakan lolos seluruh seleksi.

Meskipun, sebelum melakukan pendaftaran, pelamar memang telah diwanti-wanti untuk teliti saat mengisikan data diri mereka.

Dalam situs SSCN juga telah disebutkan, pelamar tidak dapat mengubah data yang telah masuk ke sistem.

Seperti diketahui, pendaftaran online CPNS 2018 telah ditutup pada Senin (15/10/2018).

Pendaftaran kali ini dilaksanakan secara nasional melalui situs resmi dari BKN. Pemerintah membuka sebanyak 238.015 formasi untuk CPNS kali ini.

Sementara itu, sisa dari jumlah total pendaftar belum diverifikasi oleh instansi terkait. Namun, Ridwan memastikan proses ini akan terus berjalan hingga Minggu (21/10/2018) nanti. Proses verifikasi dilakukan oleh instansi terkait dan Badan Kepegawaian Daerah.

Ridwan juga mengatakan, para pelamar juga bisa memantau informasi pengumuman tersebut secara mandiri dan rutin melalui situs sscn.bkn.go.id.

"Di sana akan memungkinkan si pelamar ketika login dia tahu (lolos) apa enggak. Maksimal pada 21 Oktober ya. Tapi bukan berarti setiap menit melihat, login, logout, jangan begitu juga," papar Ridwan.

Para pelamar juga bisa memantau informasi dari media sosial milik BKN, maupun situsweb resmi dan media sosial dari instansi yang dipilih. Advertisment Peserta juga bisa mengecek hasil seleksi administrasi melalui alamat e-mail yang telah didaftarkan.

"Nanti setelah tanggal 21 semua diumumkan, ada waktu untuk mengumumkan siapa mendapat lokasi SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) di mana dan kapan," lanjut dia.

Melalui saluran-saluran informasi tersebut, kata Ridwan, pendaftar yang lolos bisa mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dengan matang. Ia menyebutkan, SKD akan digelar di sekitar 225 titik di seluruh Indonesia mulai 27 Oktober hingga 7 November 2018.

SKD CPNS tahun 2018 terdiri dari Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Nilai ambang batas tersebut yakni 143 untuk TKP, 80 untuk TIU, dan 75 untuk TWK.

Jumlah soal yang akan diujikan adalah 100 butir, terdiri dari 35 soal TKP, 30 soal TIU, dan 35 soal TWK. "Apakah soalnya berbeda? Tidak. Soalnya berasal dari database yang sama. Penerimaan soal diacak," ungkap dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Data Sementara BKN: 1.751.661 Pelamar CPNS 2018 Lolos Seleksi Administrasi"

Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved