Kabar Dunia

Mata Patung Tokoh Perang Terbelalak, Polisi Cari Pelaku

Pemerintah kota mengunggah foto patung yang terlihat membelalak itu di Facebook pada Kamis pekan lalu (11/10).

Mata Patung Tokoh Perang Terbelalak, Polisi Cari Pelaku
Facebook/Pemerintah Kota Savannah
Patung Mayor Jenderal Nathaniel Greene terlihat membelalak karena dipasangi mata palsu. Polisi setempat menegaskan bakal menangkap pelaku dan mengungkap motifnya melakukan vandalisme. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAVANNAH - Pencarian terhadap pelaku vandalisme patung tokoh perang kemerdekaan AS, dilakukan otoritas penegak hukum di Savannah, Amerika Serikat ( AS).

Dilaporkan The Straits Times via Asia One Senin (15/10), patung Jenderal Nathanael Greene di Lapangan Savannah's Johnson dipasangi mata mainan.

Pemerintah kota mengunggah foto patung yang terlihat membelalak itu di Facebook pada Kamis pekan lalu (11/10).

"Mungkin ini adalah hal lucu. Namun bagi kami aksi jelas merupakan perbuatan kriminal di monumen bersejarah dan tempat umum," demikian pernyataan pemerintah.

Juru bicara polisi Keturah Greene kepada CBS News berkata, saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka, dan meminta siapapun yang punya informasi soal pelakunya melapor.

Baca: Kisah di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda, Patungan Beli Kopi sampai Cerita Cinta

Baca: Banyak Gawang Kebobolan di 7 Laga, Berikut Hasil Lengkap UEFA Nations League

Baca: Penangkapan Bupati Bekasi: Anggota KPK Sempat Gagal Hentikan Mobil Neneng

"Kami masih belum menemukan alasan pelaku melakukannya. Jika kami berhasil menangkapnya, kami bisa mengungkap motifnya," ujar Greene.

Netizen mengatakan para pelaku vandalisme telah diawasi ketat. "99 persen publik tidak tahu akan patung itu hingga sekarang. Terima kasih pelajaran sejarahnya bandit mata palsu," kata warganet.

KSN News melaporkan mata mainan itu dicopot dengan tak memberikan kerusakan kepada patung Greene. Selain vandalisme, polisi juga menuliskan tuduhan penerobosan.

Greene merupakan perwira berpangkat Mayor Jenderal di Pasukan Kontinental saat Perang Kemerdekaan AS yang berlangsung pada 1775 hingga 1783 silam.

Dia berdinas di bawah kepemimpinan George Washington yang kelak bakal menjadi presiden pertama. Greene pindah ke Savannah setelah perang berakhir.

Wafat pada 19 Juni 1786 di usia 43 tahun, jenazah Greene sempat dimakamkan di Kubah Keluarga Graham selama lebih dari 100 tahun.

Masyarakat Sejarah Georgia menyatakan, jenazahnya kemudian ditemukan pada 1902, dan dimakamkan di Monumen Lapangan Johnson. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Patung Tokoh Perang Kemerdekaan AS Dipasangi Mata Mainan"

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved