Kabar Kalbar

Warga Demo Gubernur Kalbar, Sampaikan 7 Tuntutan Ini

Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Penegak Demokrasi Kalimantan Barat gelar aksi damai

Warga Demo Gubernur Kalbar, Sampaikan 7 Tuntutan Ini
tribun pontianak/anesh viduka
Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jalan A Yani, Pontianak, Senin (8/10/2018) sekira pukul 10.00 WIB. 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK - Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Penegak Demokrasi Kalimantan Barat gelar aksi damai di depan Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani 1 Pontianak, Senin (8/10/2018) pukul 11:00 WIB.

Aksi ini ditujukan bagi Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji.

 Sejumlah masyarakat itu terlihat membentangkan berbagai spanduk yang bertuliskan berbagai desakan.

Beberapa spanduk tuntutan itu di antaranya bertuliskan "Kembalikan APBD Yang Dicoret", "Permasalahan Pribadi Jangan Dibawa Dalam Pemerintah", "Stop Arogan Gubernur", "Patuhi UU", "Stop Pemotongan APBD Tanpa Dasar", "Jangan Pangkas Anggaran Tanpa  Dasar", "Pak Mendagri Cepat Gubernur", dan berbagai tulisan lainnya.

Baca: Klasemen Liga 1 2018 Pekan 24 Usai Hasil Persija vs Perseru 2-1 dan Hasil Borneo FC vs Persipura 2-1

Baca: Kunjungi Seruyan, DPRD Kalteng Soroti Sawit di Daerah Aliran Sungai

Baca: Info CPNS 2018, Formasi Guru dan Kesehatan di Instansi Ini Sepi Peminat

Beberapa koordinator lapangan terlihat melontarkan berbagai tuntutan bagi Sutarmidji.

Satu di antara koordinator lapangan (korlap), Effendi menegaskan kedatangan massa bertujuan mempertanyakan keadilan.

"Kami minta keadilan karena kami melihat Gubernur tidak adil. Dimana keadilan bapak Gubernur," ungkapnya saat orasi.

Pihaknya menyoroti kebijakan Gubernur Kalbar yang mengusulkan pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat M Zeet Hamdy Assovie secara sepihak.

"Gubernur harus patuhi undang-undang yang ada. Kembalikan M Zeet sebagai Sekda," terangnya.

Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jalan A Yani, Pontianak, Senin (8/10/2018) sekira pukul 10.00 WIB.
Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jalan A Yani, Pontianak, Senin (8/10/2018) sekira pukul 10.00 WIB. (tribunpontianak.co.id/anesh viduka)

Ia juga meminta Gubernur Kalbar untuk tidak menjadi pemimpin arogan dan tidak boleh sewenang-wenang dengan bawahannya.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved