Bengis dan Disebut Sebagai Raja Judi Indonesia, Olo Panggabean Malah Ditangisi Saat Akhir Hayatnya

Polisi sendiri kemudian menyebut sosok ini sebagai raja judi meskipun pihak berwajib sepertinya belum bisa mengungkapkan kebenaran hal tersebut.

Bengis dan Disebut Sebagai Raja Judi Indonesia, Olo Panggabean Malah Ditangisi Saat Akhir Hayatnya
IST via Sriwijaya Post
Olo Panggabean 

Kediamannya di Jalan Sekip, Medan juga ramai jadi buah bibir. Menurut sebuah sumber, setiap kali Olo berulang tahun atau ada perayaan Natal dan tahun baru, banyak jajaran papan bunga ucapan selamat yang memenuhi daerah kediamannya tersebut. 

Walaupun dikenal sebagai preman dan sempat berbisnis di jalan yang tak halal, Olo dikenal sebagai seorang dermawan yang mengagumkan.

Ketika menjadi donatur untuk pembangunan tempat ibadah, ia tak mau namanya ikut disebut.

Pihak Olo selalu berusaha memberi bantuan dan memberikan yang terbaik pada siapa saja yang membutuhkan dana sumbangan.

Pernah pihaknya membantu sebuah keluarga yang anaknya tak bisa keluar dari rumah sakit karena “disandera” akibat tak bisa membayar biaya persalinan.

Setelah biaya dilunasi dan dijamin langsung oleh Olo, pihak rumah sakit langsung memperlakukan keluarga itu dengan baik.

Olo Panggabean juga dikabarkan pernah membantu keluarga miskin.

Diceritakan keluarga tersebut harus menerima nasib digusur secara paksa oleh oknum Satpol PP.

Bahkan gerobak yang digunakan untuk berdagang yang jadi sumber penghasilan mereka dihancurkan.

Dengan uluran tangan Olo, keluarga tersebut kemudian memiliki kios permanen sebagai tempat berjualan. 

Membiayai Dana Operasi Angi dan Anjeli

Masih ingat bayi kembar siam Angi dan Anjeli? Buah hati dari pasangan Subari dan Neng Harmaini ini  harus menjalani operasi karena kembar siam sementara organ jantung, hati, dan paru-parunya saling berdiri sendiri.

Di tengah keruwetan siapa pejabat yang akan membantu biaya untuk operasi tersebut, Olo tanpa ba-bi-bu langsung memberikan bantuan.

Ia menanggung semua biaya yang dibutuhkan. Olo pun masih menyempatkan diri untuk menyambut serta menggendong bayi kembar tersebut saat tiba di Bandara Polonia, Medan pada tanggal 18 Juli 2004.

c

Olo sendiri wafat pada tanggal 30 April 2009 setelah menjalani pengobatan di Singapura akibat komplikasi penyakit diabetes yang dideritanya.

Dan yang bikin heran, kematiannya begitu ditangisi oleh banyak orang.

Ya, meskipun preman dan raja judi, tapi di sisi lain Olo pernah membantu banyak orang. Sisi jahat Olo mungkin bukan untuk ditiru, tapi kebaikannya mungkin bisa jadi inspirasi. (**)

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Kisah Olo Panggabean, Preman Bengis Raja Judi Indonesia yang Rajin Sedekah, Begini Akhir Hayatnya,

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved