Kajian Islam

Dimula Rabu (19/9), Ini Niat Sekaligus Keutamaan Puasa Tasu'a 9 Muharram dan Asyura 10 Muharram

Muharram 1440 Hijriah, ada sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan umat Islam.

Dimula Rabu (19/9), Ini Niat Sekaligus Keutamaan Puasa Tasu'a 9 Muharram dan Asyura 10 Muharram
net
puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan adalah berpuasa di bulan Muharram 

Berikut lafal niat puasa sunah Asyura:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.”

Puasa Tasu'a dan Asyura ini dianjurkan meski orang tersebut dalam kondisi mendadak di pagi hari ingin berpuasa.

Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib, menurut mazhab Syafi’i.

Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan pada siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Ia juga dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Tasu’a atau Asyura di siang hari. Berikut ini lafalnya.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء أو عَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â awil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved