Malaysia Klaim Pencak Silat

Malaysia Klaim Pencak Silat, Artefak di Candi Borobudur Jadi Bukti Sejarah

Kali ini Indonesia dan Malaysia saling berebut status sebagai pencipta seni bela diri pencak silat.

Malaysia Klaim Pencak Silat, Artefak di Candi Borobudur Jadi Bukti Sejarah
Warta Kota/Adhy Kelana
Puspa Arumsari meraih medali emas untuk cabang olahraga pencak silat dengan skor tertinggi 467 di Padepokan pencak silat TMII, Jakarta, Senin (27/8/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM - Saling klaim antara Indonesia dengan Malaysia, kembali terjadi. Kali ini Indonesia dan Malaysia saling berebut status sebagai pencipta seni bela diri pencak silat.

Pencak silat baru mulai dipertandingkan sebagai cabang olahraga Asian Games pada 2018. Indonesia yang menjadi tuan rumah sukses menjadi juara umum.

Baca: Heboh Soal Malaysia Klaim Pencak Silat, Tapi Bantahan Kemenpora Ini Buktikan Kebenaranya

Dari 16 nomor di Asian Games 2018, 14 medali emas dan 1 medali perunggu berhasil dikalungkan ke leher atlet Indonesia.

Setelah Asian Games 2018 berakhir, sempat beredar kabar Malaysia membuat pengakuan bahwa pencak silat merupakan budaya mereka.

Baca: VIDEO: Mundur dari Laga, Atlet Pencak Silat Minta Maaf pada Menpora Malaysia

Baca: Gagal Ginjal Jangan Langsung Cuci Darah, Rasakan Manfaat Daun Sukun Sebagai Obatnya

Baca: Mobil yang Ditumpangi Tabrak Truk, Wakil Komandan Yonif Armed Martapura Tewas

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga (Seskemenpora), Gatot S Dewabroto mengungkapkan bahwa pencak silat jelas merupakan budaya Indonesia.

Gatot S Dewabroto mengacu pada sejarah pencak silat yang tertera di artefak Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Hal tersebut diungkapkan Seskemenpora di Kemenko PMK, Senin (3/9/2018).

"Sekarang pencak silat itu juga agak diklaim oleh tetangga kita di Malaysia," kata Gatot yang dilansir BolaSport.com dari Warta Kota.

"Tetapi secara kesejarahan, kebetulan artefak yang ada di Borobudur itu telah diakui sama UNESCO berbentuk pencak silatnya Indonesia," ujar beliau menambahkan.

"Tetapi secara kesejarahan, kebetulan artefak yang ada di borobudur itu telah diakui sama UNESCO berbentuk pencak silatnya Indonesia," ujar beliau menambahkan.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved