Kabar Kapuas

Polres Kapuas Bekuk Lima Pelaku Pembalakan, Amankan 300 Kayu Log dan 186 Keping Kayu Hutan

Lima pelaku pembalakan liar dibekuk oleh tim gabungan dari Polres Kapuas dan Polsek Mantangai, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Hari Widodo
tribunkalteng.com/fadly setia rahman
Plh Kapolres Kapuas AKBP Trisaksono Puspo Aji saat menjelaskan pengungkapan kasus pembalakan liar di Polres Kapuas, Jumat (7/9) pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM,KAPUAS - Lima pelaku pembalakan liar dibekuk oleh tim gabungan dari Polres Kapuas dan Polsek Mantangai,  Kalimantan Tengah (Kalteng).

Aksi kelima pelaku itu dibeberkan Plh Kapolres Kapuas AKBP Trisaksono Puspo Aji saat rilis pengungkapan kasus, Jumat (7/9) pagi.

Dijelaskan Kapolres, semua pelaku dibekuk dalam rangkaian Operasi Wanalaga Telabang 2018 yang dilaksanakan Polres Kapuas dan Polsek jajaran sejak akhir Agustus hingga awal September ini.

Data didapat dari Polres Kapuas, pelaku pertama yang dibekuk dalam kasus illegal logging ini yaitu Marto.

Baca: Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Curanmor di Kapuas Murung Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Baca: Masih di Bawah Umur, Dua ABG Ditangkap karena Aksi Penjambretan

Pelaku ditangkap saat berada di  kawasan Jalan Lintas Palangkaraya-Buntok, Desa Lungkuh Layang, Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, Sabtu (25/8) sekitar pukul 02.30 WIB.

Berawal saat anggota Tim Ops Wanalaga Telabang melaksanakan patroli di kawasan tersebut.

Lalu memeriksa sebuah pikap merk Mitsubishi jenis colt L300 warna hijau tua dengan nomor polisi (nopol) KH 9028 AA yang mengangkut kayu. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan kayu olahan tanpa dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Kayu Olahan (SKSHH-KO).

Adapun barang bukti yang didapat yakni kayu olahan kelompok meranti jenis meranti sejumlah 92 keping atau 1,3984 meter kubik. Diamankan pula satu alat Chain Shaw merk Sthill warna orange, lengkap dengan mata gergaji.

Pelaku beserta barang bukti pun diamankan oleh petugas dan dibawa ke Polres Kapuas guna pemeriksaan lebih lanjut.

Plh Kapolres Kapuas AKBP Trisaksono Puspo Aji saat cek barbuk kayu
Plh Kapolres Kapuas AKBP Trisaksono Puspo Aji saat cek barbuk kayu (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Sebelumnya di kawasan Kecamatan yang sama, diamankan pula pelaku lain dengan kasus serupa, Sabtu (25/9) sekitar pukul 01.00 WIB. Pelaku yang diamankan yakni Ariwanto yang kala itu hendak melintas di Jalan Houling Batu Bara, Desa Lawang Kamah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas.

Pengemudi Pikap Suzuki APV warna hitam dengan nopol DA 9381 LF itu juga tidak bisa memperlihatkan SKSHH-KO dari kayu-kayu yang diangkutnya. Barang bukti yang diamankan yakni kayu olahan meranti sejumlah 93 keping atau 1,7732 meter kubik.

Lima hari berselang, pengungkapan kasus illegal logging kembali dilakukan. Saat itu petugas Ops Wanalaga Telabang 2018 dan Polsek Mantangai mengamankan pelaku pembalakan liar di wilayah perairan DAS Kapuas Desa Manusup Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Jumat (31/8) sekitar pukul 02.00 WIB.

Petugas melakukan penyergapan terhadap dua orang pelaku pembalakan liar, Agau alias Agus (25) selaku pemilik dan Atis (25) penarik kayu.

Keduanya saat itu sedang menarik sekitar 300 potong kayu log atau kayu bulat tanpa dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Kayu Bulat (SKSHH-KB). Dua pelaku tindak pidana kejahatan bidang kehutanan ini pun langsung diamankan ke Polsek Mantangai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca: Beredar di Medsos Pemerintah akan Stop Tunjangan Profesi Guru, Presiden Jokowi Bilang Begini

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Ini Syarat Nilai Passing Grade pada Tes SKD

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved