KLM Wahyu Ilahi Terbakar dan Tenggelam, 21 Penumpang Selamat Dibawa ke Pelabuhan Probolinggo

ABK dan penumpang kapal diselamatkan oleh kru KM Sejahtera yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian.

Istimewa
Korban insiden KLM Wahyu Ilahi saat tiba di Pelabuhan Probolinggo, Minggu (2/9/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, BINAMU - Para penumpang dan ABK dari kapal Wahyu Ilahi 02 GT 66 yang dikabarkan terbakar dan tenggelam di perairan Bima, Minggu (2/9/2018) telah berada di Pelabuhan Probolinggo, Jawa Timur.

Hal itu diungkapkan Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto, Mus Muliadi yang dikonfirmasi via telepon selularnya.

"Alhamdulillah sekarang para korban sudah tiba di Pelabuhan Probolinggo, jumlah korban selamat itu sebanyak 21 orang, terdiri dari satu balita, dua anak-anak dan selebihnya dewasa," katanya.

Menurutnya, para korban saat ini ditampung di posko darurat yang dibangun di sekitar rumah dinas Syahbandar Probolinggo.

Baca: Ustadz Abdul Somad Mendadak Batalkan Jadwal Ceramahnya di Pulau Jawa, Sebut Ada Ancaman

Baca: Ramalan Zodiak Senin 3 September, Leo: Pastikan Kamu Tidak Lari dari Tanggung Jawab.

Baca: Duel Maut di Cempaka Banjarbaru, Eto Tewas Kena Tikaman di Punggung

"Sementara korban ditempatkan di aula KKP Pelabuhan Probolinggo karena rumah dinas Syahbandar ada di situ," ujarnya.

Mus Muliadi juga mengonfirmasi kronologis tenggelamnya kapal.

"Dari keterangan Ruslan yang merupakan nakhoda kapal, tiba-tiba muncul bola api dari mesin kapal dan terbakar, kemudian tenggelam," tuturnya.

ABK dan penumpang kapal diselamatkan oleh kru KM Sejahtera yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian.

Lalu bagaimana dengan pemulangan para korban selamat yang merupakan warga Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Jeneponto?

Menurutnya hingga saat ini belum dapat mengonfirmasi proses pemulangan para korban.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved