Pemilu Legislatif 2019

Bawaslu Kembali Loloskan Dua Bacaleg Mantan Napi Koruptor, KPU: Ini Akan Jadi Efek Bola Salju

Pada masa pendaftaran bacaleg, lima mantan narapi korupsi di lima daerah tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU.

Bawaslu Kembali Loloskan Dua Bacaleg Mantan Napi Koruptor, KPU: Ini Akan Jadi Efek Bola Salju
net
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Diloloskannya mantan napi korupsi sebagai bakal calon legislatif ( bacaleg) oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), telah diprediksi Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Wahyu Setiawan akan menjadi efek 'bola salju' terhadap mantan napi-napi korupsi lainnya.

Hal ini terbukti dengan diloloskannya dua mantan napi korupsi sebagai bacaleg oleh Bawaslu, setelah sebelumnya Bawaslu juga meloloskan tiga bacaleg mantan napi korupsi.

"Kan saya sudah sampaikan, tiga kasus pertama itu akan menjadi bola salju, akan membesar terus," kata Wahyu di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2018).

Dua bacaleg napi korupsi yang baru diloloskan itu masing-masing berasal dari Rembang dan Pare-Pare.

Baca: Ternyata Klub Ini yang Bakal Jadi Juara Liga Champions Musim 2018-2019, Kok Bisa Ya?

Baca: Heboh Kabar Cacing di Ikan Gabus, Begini Penjelasan Kepala Balai Budidaya Perikanan Banjarbaru

Baca: Cabut Gugatan Hak Asuh Anak, Lina Rela Rizky Febian dan Adik-adiknya Bersama Sule

Sementara tiga orang bacaleg napi korupsi yang sudah lebih dulu diloloskan Bawaslu itu masing-masing berasal dari Aceh, Tana Toraja, dan Sulawesi Utara.

Pada masa pendaftaran bacaleg, lima mantan narapi korupsi di lima daerah tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU. Kelimanya lantas mengajukan sengketa pendaftaran ke Bawaslu dan Panwaslu setempat.

Hasil sengketa menyatakan ketiganya memenuhi syarat (MS), sehingga menganulir keputusan KPU

Wahyu mengatakan, diloloskannya tiga mantan napi korupsi terdahulu sebagai bacaleg mendorong mantan napi korupsi lainnya untuk menempuh jalur hukum supaya diloloskan sebagai bacaleg juga.

"Ini kan menjadi fasilitasi mantan napi korupsi untuk menggugat karena ada yurisprudensi kan," ujar Wahyu.

Ia menilai, meloloskan mantan napi korupsi sebagai bacaleg sama dengan memfasilitasi atau memberi jalan kepada mantan napi korupsi yang lain untuk lolos sebagai bacaleg. (Fitria Chusna Farisa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPU: Diloloskannya Eks Koruptor sebagai Bacaleg Akan Jadi Efek "Bola Salju"",

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved