Kabar Palangkaraya

Jelang Pemilu, Tim Cyber Polda Kalteng Gencar Patroli Medsos

Tim Cyber Crime Mabes Polri dan Polda Kalteng gencar patroli cyber di media sosial untuk menangkap peyebar ujaran kebencian.

Jelang Pemilu, Tim Cyber Polda Kalteng Gencar Patroli Medsos
tribunkalteng/faturahman
Polisi saat membeberkan barbuk ujaran kebencian dan menangkap seorang warga Palangkaraya (baju merah dibelakang) yang melakukan ujaran kebencian melalui medsos. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang akan dilaksanakan  tahun 2019 mendatang biasanya akan diikuti dengan maraknya berita hoax dan ujaran kebencian melalui media sosial dan internet.

Mengantisipasi itu, Tim Cyber Crime Mabes Polri dan Polda Kalteng  gencar melakukan patroli cyber di media sosial untuk menangkap para pelaku pengguna akun yang sengaja menciptakan dan menyebarkan ujaran kebencian kepada masyarakat.

Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rikwanto, menegaskan, pihaknya mengimbau kepada siapapun yang menggunakan media sosial seperti Facebook, Tweter, Instagram, Pad, dan lainnya untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum atau menyebarkan ujaran kebencian dan tindakan melawan hukum lainnya.

Baca: Klasemen dan Update Perolehan Medali Asian Games 2018 Rabu 29 Agustus, Emas Indonesia Jadi 25

Baca: Yogyakarta Diguncang Gempa Magnitudo 5,8 Rabu Dini Hari Ini, Warga sempar Rasakan 2 Kali Getaran

Rikwanto menegaskan, semua postingan ujaran kebencian dan lainnya yang berbau SARA atau Pornografi pasti akan terpantau oleh Tim Cyber Polda Kalteng maupun Mabes Polri. Oleh sebab itu, diharapkan jangan asal posting jika ada berita atau berupa gambar dan lainnya yang melanggar hukum.

"Kami akan bertindak jika kedapatan ada pengguna akun di media sosial yang melakukan tindakan melanggar hukum tersebut, karena tim sampai saat ini masih melakukan pemantauan akun-akun yang diciptakan untuk menyebarkan ujaran kebencian," ujarnya.

Sementara itu, aparat kepolisian, Polda Kalteng hingga, Rabu (29/8/2018) masih terus melakukan proses hukum terhadap tersangka Erik Nur Wuyanto (31) warga Palangkaraya, pemilik akun Facebook Erick Sumber Asri yang melakukan ujaran kebencian melalui medsos.(tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved