Breaking News:

Kabar Palangkaraya

Enam Ons Sabu Jaringan Malaysia Dimusnahkan BNN Kalteng

BNN Kalimantan Tengah, Rabu (29/8/2018) melakukan pemusnahan sebanyak 601, 95 gram atau enam ons lebih sabu jaringan Malaysia

Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
tribunkalteng.com/fathurahman
Petugas BNN Kalteng dan pejabat dari instansi lainnya, Rabu (29/8/2018) saat memusnahkan 6 ons sabu di Kantor BNN Kalteng. 

TRIBUNKLATENG.COM, PALANGKARAYA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah, Rabu (29/8/2018) melakukan pemusnahan sebanyak 601, 95 gram atau enam ons lebih sabu jaringan Malaysia yang berhasil diamankan dalam satu penangkapan beberapa waktu lalu.

Dalam pengungkapan peredaran sabu jaringan Malaysia tersebut, petugas BNN berhasil menangkap enam orang pelaku yang merupakan warga Indonesia asal, Kalteng, Kalsel, Kaltara dan Kaltim yang saat ini diamankan petugas BNN Kalteng.

Dalam pemusnahan tersebut, turut hadir kejaksaan Tinggi Kalteng, Diresnarkoba Polda Kalteng, Kejaksaan Palangkaraya, Ketua Pengadilan Palangkaraya, Kepala Balai POM dan Kepala BNN Kota Palangkaraya.

Baca: Ditinggal Penghuni Berhaji , Empat Rumah Hangus Dilalap Api

Baca: Politisi PKS Nur Mahmudi Ismail Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Dulu Jabat Presiden Partai Keadilan

Plh Kepala BNN Kalteng, Bagja Sukma, menjelaskan, barang yang disita setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi benar adanya dan sangat layak untuk dimusnahkan dan sebagian diambil untuk kepentingan persidangan.

Dia menjelaskan, pemilik barang haram tersebut bernama M Yasin dan rekannya serta Wisnugroho Santoso yang merupakan jaringan pengedar sabu dari Malaysia yang kemudian dipasok ke Kalimantan untuk dipasarkan di Indonesia.

"Berat kotor sabu yang kami amankan seberat 601,95 gram. Namun, setelah diambil sebagian untuk kepentingan pembuktian persidangan di pengadilan sabu yang dimusnahkan mencapai 598,71 berat kotor atau 591,31 berat bersih"ujarnya.

Baca: Sosok Nicke Widyawati Dirut Pertamina yang Baru, Berparas Cantik Dulu Menjabat Dirut SDM

Bagja mengatakan, pihaknya memburu pelaku hingga dapat semuanya berjumlah enam orang dan untuk menangkapnya dilakukan pembuntutan serta bekerjsama dengan BNN empat provinsi. Pelaku yang diamankan ada yang berasal dari Kaltim, Kaltara, Kalsel dan Kelteng.

"Penangkapan awal dilakukan terhadap dua orang saat ingin mengambil sabu di Jalan Trans Kalimantan Pulangpisau ke Palangkaraya, Kalteng, kemudian pengembangan, kembali ditangkap lagi pelaku lainnya di Kaltim dan Kaltara,saat ini semuanya masih dalam tahap penuntutan untuk proses dipengadilan," ujarnya.  (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved