Kabar Kalsel

52 Korban Gempa Lombok Ditampung Warga Sungai Batang, Begini Kondisinya

Sebanyak 52 korban gempa Lombok itu hari ini tiba di Sungai Batang dan ditampung di rumah warga bernama Ruspan dan Zainuddin.

banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Warga terdampak gempa, Nurdin menerima bantuan dari Camat Martapura Barat, Ahmad Rabani 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA-  Warga Lombok yang terdampak gempa memilih mengungsi ke sanak keluarga di luar daerah. Diantaranya, mereka datang ke rumah keluarga mereka di Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

Sebanyak 52 korban gempa Lombok itu hari ini tiba di Sungai Batang dan ditampung di rumah warga bernama Ruspan dan Zainuddin. Keberadaan mereka pun, telah didata oleh aparat Kecamatan Martapura Barat. Mereka juga memberikan sejumlah bantuan untuk korban terdampak.

Beberapa dus mie instan dan air mineral secara langsung dihantarkan ke tempat pengungsian itu oleh camat , Selasa (28/8/2018). Selain itu ada pula kunjungan Danramil 1006 Martapura, Kapten Fathul Mubin dan dari Puskesmas Martapura Barat.

Camat Martapura Barat, Ahmad Rabani mengatakan penyerahan bantuan itu untuk meringankan sedikit beban pada pengungsi. Karena, mereka datang dalam kondisi pasca tertimpa bencana.

Baca: Komplotan Curanmor Resahkan WargaTabalong Dibekuk Tim Gabungan

Baca: Banyak Botol Bekas Minuman Keras di Wisma Atlet, Ini Aturan Baru Bagi Atlet Asian Games 2018

Perihal tindakan bantuan ke depannya, disampaikan oleh Rabani pihaknya akan melaporkan ke bupati dan  Dinas Sosial Kabupaten Banjar.

"Mudahan ini ada tindak lanjut dari instansi terkait," ungkapnya.

Sementara tim dari Puskesmas Martapura Barat yang mendatangi para pengungsi memeriksa kesehatan seluruh pengungsi.

Beruntungnya, dari semua pengungsi itu, disampaikan oleh Kordinator Puskesmas Martapura Barat, Elya, tidak ada yang sakit parah. Hanya satu balita yang mengalami batuk pilek dan satu lansia yang mengalami kaki bengkak.

"Dari hasil pemeriksaan kami, kesehatan mereka semua aman. Namun mungkin ada yang belum cocok terhadap cuaca dan kami juga memberikan pengobatan sementara pada yang sakit," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti) 

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved