Breaking News:

Mengukur Arah Kiblat

Perlu untuk Mengukur Arah Kiblat, Penyelenggara Syariah Kapuas Siap Turun ke Lapangan untuk Membantu

Perlu untuk Mengukur Arah Kiblat, Penyelenggara Syariah Kapuas Siap Turun ke Lapangan untuk Membantu

Penulis: Fathurahman | Editor: Royan Naimi
tribunkalteng.com/m fadly setia rahman
Penyelenggara Syariah Kemenag Kapuas saat turun melakukan pengukuran arah kiblat belum lama tadi. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALA KAPUAS - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas, Kalteng siap turun ke lapangan untuk mengukur arah kiblat jika ada permintaan dari panitia pembangunan masjid.

Seperti belum lama tadi dilaksanakan Penyelenggara Syariah Kemenag Kapuas yang memenuhi permintaan dari Panitia Pembangunan Masjid yang ada di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas.

Tim pun turun ke lapangan untuk mengukur arah kiblat Masjid Nurul Iman yang akan dibangun sejak Agustus ini.

Tim pengukuran arah kiblat yang turun ke lokasi Masjid Nurul Iman beranggotakan enam orang.

Termasuk Kepala KUA Kecamatan Basarang Sutrisno yang ikut hadir.

Baca: Tragis! Bripka Fajar Tewas Tenggelam Usai Selamatkan Putranya yang Tercebur di Waduk Riam Kanan

Baca: MUI Benarkan Vaksin MR Mengandung Babi, Tapi Fatwa MUI Boleh Digunakan dengan Alasan Ini

Tim saat itu diketuai langsung oleh H Supriatin selaku Penyelenggara Syariah Kemenag Kabupaten Kapuas.

Dengan peralatan yang lengkap mereka bawa ke lapangan. Diantaranya menggunakan Alat Peraga Penentu Arah Kiblat maupun menggunakan bantuan teknologi digital seperti Google Maps untuk mengetahui titik koordinat lokasi Masjid Nurul Iman.

Penyelenggara Syariah Kemenag Kabupaten Kapuas, H Supriatin menerangkan bahwa Arah Kiblat merupakan alat pemersatu Ummat Islam dalam melaksanakan ibadah salat.

Baca: Doa Buka Puasa Arafah 9 Dzulhijjah 1439 H Hari Ini Jelang Idul Adha 2018 dan Malam Takbiran

Baca: Kumpulan Pantun Ucapan Selamat Idul Adha 2018, Cocok Dikirim ke Mantan Kekasih Sampai Keluarga

Oleh karena itu dalam melaksanakan ibadah harus benar-benar sudah mengarah Arah Kiblat.

"Maka pengukuran arah kiblat harus dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian sehingga tidak bergeser. Hal ini karena satu derajat saja selisih maka akan bergeser ratusan kilometer dari Ka'bah," jelasnya.

Pembangunan masjid tersebut baru akan dimulai. Menghindari keragu-raguan jamaah dalam melaksanakan ibadah, maka sebelum pemasangan pondasi bangunan dilaksanakan pengukuran arah kiblat.

Baca: Beda Nasib Joni dengan Bocah Aru Ini, Sama-sama Memanjat Tiang Bendera, Tapi Cuma Dapat Jabat Tangan

Agar arah kiblat masjid Nurul Iman benar-benar mengarah ke Masjidil Haram Makkah, lalu bangunan bisa menyesuaikan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar pengukuran arah kiblat dilakukan sebelum pembangunan dilaksanakan agar posisi bangunan dan arah kiblat berada pada arah yang tepat," pungkasnya. (Tribunkalteng/m fadly setia rahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved