Gempa 6,7 SR Guncang Manggarai Barat, Getaran Terasa Sampai Waingapu

Goyangan gempa bumi berkekuatsn 6,7 Skala Ricther tersebut tidak hanya dirasakan warga Manggarai Barat, tapi juga warga di Waingapu

Gempa 6,7 SR Guncang Manggarai Barat, Getaran Terasa Sampai Waingapu
BMKG
Lokasi gempa berkekuatan 6,7 SR di Manggarai Barat, Jumat (17/8/2018) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, WAINGAPU - Guncangan gempa bumi berkekuatan 6,7 Skala Ritcher (SR), dirasakan warga di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (17/8/2018) malam.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Waingapu, Jumat (17/8/2018) malam, mencatat gempa bumi tersebut terjadi pada tanggal 17 Agustus 2018 pada pukul 22:35:00 WIB.

Lokasi gempa bumi tersebut dilaporkan terjadi di 7.35 Lintang Selatan (LS),119.88 bujur timur (BT). Atau dengan jarak 128 kilometer (KM) barat laut Manggarai Barat, NTT, dengan kedalaman 559 Kilometer.

Goyangan gempa bumi berkekuatsn 6,7 Skala Ricther tersebut tidak hanya dirasakan warga Manggarai Barat, tapi juga warga di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Baca: Live Streaming Pembukaan Asian Games 2018, Saksikan Live SCTV, Metro TV & TV One Streaming Vidio.com

Baca: Hasil Sementara Laos vs Indonesia di Grup A Asian Games 2018, Beto Bawa Indonesia Unggul 1-0

Baca: Skor Akhir Laos vs Timnas U-23 Indonesia Asian Games 2018, Skor 0-3, Buka Asa Indonesia Hasil Akhir

Baca: Ingat Bayi yaang Dibuang Ibunya di Semak? Kondisinya Masih Kritis di RSUD Doris Sylvanus

Silvana Moy, salah satu warga di Kota Waingapu, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (17/8/2018) malam, mengaku guncangan gempa itu dirasakanya hampir lebih dari 10 detik dengan guncangan sangat kencang.

"Saya takut sekali goyangan gempa ini cukup lama sekitar 10 detik, dan goyangannya juga sangat kencang," ungkap Silvana.

Warga lainnya Dion Umbu juga mengakui hal yang sama.

Dion mengatakan goyangan gempa itu cukup lama dan sangat terasa kencang guncangannya.

"Dilihat dari kedalaman gempanya dapat disimpulkan sementara merupakan akibat subduksi lempeng Asia dan Australia," tulis pihak BMKG Waingapu di pesan group WhatsApp Sumba.

Subduksi ini sudah terjadi jutaan tahun yang lalu dan lempeng Australia dari dulu bergerak ke utara masuk menghujam ke bawah lempeng Eurasia.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved