Kabar Kapuas

Curi 3,5 Ons Sarang Walet, Ucun Dibekuk Polsek Kapuas Murung

Pencuri sarang walet akhirnya terungkap setelah pelakuknya dibekuk aparat Polsek Kapuas Murung

Curi 3,5 Ons Sarang Walet, Ucun Dibekuk Polsek Kapuas Murung
istimewa/Polsek Kapuas Murung
Ucun dibekuk Polsek Kapuas Murung Setelah Mencuri Sarang Walet 

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Pencuri sarang walet akhirnya terungkap setelah pelakuknya dibekuk aparat Polsek Kapuas Murung, Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (17/8) malam.

Pelaku yakni Ucun, warga Desa Palingkau Sejahtera, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas. Ucun yang beraksi seorang diri, ditangkap tak lama setelah melakukan aksi pencurian di bangunan sarang walet milik Abdurahman.

Meski bangunan sarang walet yang berada di Jalan Trans SP Kelurahan Palingkau Kecamatan Kapuas Murung itu dalam keadaan dikunci. Namun, pelaku bisa masuk setelah merusak kunci gembok bangunan sarang walet tersebut. Selanjutnya, dia beraksi mengambil sarang walet.

Pelaku yang dibekuk di kawasan Palingkau tanpa perlawanan kini mendekam di balik jeruji tahanan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca: Berkah HUT Kemerdekaan RI, Sebelas Warga Binaan Rutan Kuala Kapuas Bebas Murni

Baca: Tokoh Nasional Ini Dulu Dukung Prabowo dan Sekarang Merapat ke Jokowi, Berikut Ulasannya

Kapolsek Kapuas Murung Ipda Subandi mengatakan penangkapan terhadap pelaku pencurian sarang walet itu mereka lakukan setelah mendapat laporan dari pemilik sarang walet.

"Kami langsung melakukan penyelidikan di lapangan dan akhirnya bisa menangkap pelaku pencurian sarang walet tersebut," kata Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, pelaku diketahui mencuri sekitar tiga ons sarang walet.  Akibat perbuatan tersangka, diperkirakan kerugian korban sekitar Rp 3,5 Juta.

Aparat Polsek Kapuas Murung pun mengamankan sejumlah barang bukti aksi pencurian tersebut diantaranya empat besi pengait gembok dan dua gembok warna silver.

"Kini pelaku sedang menjalani proses penyidikan atas perbuatannya melakukan pencurian sarang walet. Dia dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan,"katanya. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved