Breaking News:

Kabar Kapuas

Berkah HUT Kemerdekaan RI, Sebelas Warga Binaan Rutan Kuala Kapuas Bebas Murni

Sebanyak 135 Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kuala Kapuas mendapatkan hadiah remisi kemerdekaan

Editor: Hari Widodo
tribunkalteng.com/fadly setia rahman
Momen saat menyerahkan remisi untuk 135 Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kuala Kapuas, Jumat (17/8) siang. 

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS -  Sebanyak 135 Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kuala Kapuas mendapatkan berkah kemerdekaan RI ke 73. Mereka mendapatkan hadiah remisi bahkan 11 warga binaan dinyatakan bebas murni.

Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Husaini, mengatakan remisi itu  diberikan terkait momen HUT ke-73 Kemerdekaan RI.  Per Agustus ini penghuni Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas berjumlah sebanyak 419 orang.

"Dari total warga binaan di lapas setempat,ada 135 orang warga binaan yang mendapat remisi,"sebutnya.

Dipaparkannya pula, rincian-rincian para warga binaan yang mendapat remisi.Yakni remisi umum I sebanyak 124 orang dan remisi umum II sebanyak sebelas orang.

Baca: Kedatangan 23 Siswa Mengenal Nusantara, Pj Bupati Terangkan Gambaran Kapuas

Baca: Pembunuh Pekerja Tambang Batubara Serahkan Diri, Ini Identitasnya

"Sebelas warga binaan yang remisi umum II dinyatakan bebas murni," ungkap Husaini.

Penyerahan remisi langsung diberikan oleh Pj Bupati Kapuas Agus Pramono didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas Husaini, Jumat (17/8) siang kemarin.

Pj Bupati Kapuas menyerahkan langsung surat keputusan remisi kepada para narapidana. Sebelumnya dia lebih dahulu membacakan langsung sambutan tertulis Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Ucapan syukur pun disampaikan karena pada hari itu dapat berkumpul pada acara penyerahan remisi kepada para narapidana di Rutan.

Agus Pramono mengatakan pemerintah memberikan apresiasi terhadap warga binaan pemasyarakatan yang telah mengikuti pembinaan dengan baik sehingga bisa mendapatkan remisi.

"Remisi merupakan hak untuk mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana yang telah diatur secara legal formal dalam pasal 14 ayat 1 undang-undang nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa remisi merupakan salah satu sarana hukum penting dalam mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved