Sains

Peneliti Ungkap Khasiat Kunyit, Ternyata 100 Kali Lebih Efektif Sembuhkan Kanker

Penggunaan rempah-rempah itu sebagai obat karena sifat anti-peradangan dan antioksidannya yang kuat.

Peneliti Ungkap Khasiat Kunyit, Ternyata 100 Kali Lebih Efektif Sembuhkan Kanker
Kunyit punya khasiat membunuh bakteri di dalam tubuh. Jika merasa mual, kunyit dapat menetralisirnya. Untuk kawasan Asia, India telah banyak menuliskan manfaat kurkumin dalam artikel ilmiah.Dengan teknologi nano, peeliti LIPI kini sedang mengembangkan pemanfaatan kunyit untuk mengobati kanker 

TRIBUNKALTENG.COM - Para ilmuwan terus mengembangkan obat penyembuh kanker. Hal ini karena penyakit tersebut masih menjadi momok bagi dunia.

Kali ini, sebuah tim peneliti India-Amerika dari University of Illinois dan Universitu of Utah juga mencoba mengembangkan obat kanker. Obat kanker yang mereka kembangkan terbuat dari kunyit, bahan yang mudah ditemui di Indonesia.

Proses yang mereka kembangkan memungkinkan kurkumin, bahan aktif dalam kunyit, untuk membunuh sel kanker.

Sebagai informasi, kunyit telah digunakan selama ribuan tahun di negara Asia sebagai bumbu dan obat/jamu. Penggunaan rempah-rempah itu sebagai obat karena sifat anti-peradangan dan antioksidannya yang kuat.

Baca: Terungkap, Minum Kopi Tiap Hari Bisa Mengurangi Risiko Kanker Hati

Baca: Ada yang Sedang Romantis Nih, Simak Ramalan Zodiak Selasa (14/8/2018)

Baca: Dua Sepeda Motor Adu Kambing di Bentok Batibati Tanahlaut, 2 Pengendara Tewas, Satu Luka

Selain itu, kurkumin telah lama diketahui menunjukkan sifat anti-kanker. Sayangnya, kelarutan kunyit dalam air telah menghambat aplikasi klinis kurkumin untuk pengobatan kanker.

Padahal, obat harus larut dalam air. Karena jika tidak, ia akan sulit mengalir melalui aliran darah.

"Manfaat obat kurkumin dapat sepenuhnya diambil jika maslaah kelarutannya terselesaikan," ungkap Dipanjan Pan, pemimpin penelitian ini dikutip dari Hindustan Times, Minggu (12/08/2018).

Pan bekerja sama dengan Peter Stang dari University of Utah. Bersama-sama, mereka mengembangkan cara membuat curcumin larut dan mengantarkannya ke tumor untuk membunuh sel kanker.

Mereka juga mengkombinasikan kurkumin dengan platinum. Itu karena platinum saat ini merupakan agen terapi kanker yang umum digunakan di klinik.

"Kimia mutakhir mengarah ke struktur hierarkis terakit otomatis yang mendorong kelarutan kurkumin dan secara bersamaan memberikan simulasi pengantaran agen anti-kanker, yaitu platimun," kata Pan.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved