KM Satya Kencana Terbakar

Gelombang Tinggi, Kapal Ditpolair Tak Bisa Dekati KM Satya Kencana IX yang Terbakar

Namun pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Basarnas yang tengah melakukan evakuasi terhadap kapal dari Surabaya

istimewa
Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Mujiono melakuan breafing sebelum Tim SAR berangkat ke lokasi KM Satya Kencana terbakar di Tanjung Selatan, Sabtu (4/8/2018) pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Lokasi terbakarnya Kapal Motor (KM) Satya Kencana IX di laut Jawa yakni sekitar sekitar 54 mil barat daya Tanjung Selatan ternyata cukup jauh dan sulit ditempuh dengan kapal biasa.

Bahkan kapal milik Direktorat Polair Polda Kalimantan Selatan tak bisa ke lokasi terbakarnya kapal. Sehingga kapal-kapal Ditpolair saat ini hanya bersiaga untuk nantinya memberikan bantuan di sekitar lokasi yang bisa dijangkau.

Direktur Polair Polda Kalsel Kombes Gatot Wahyudi ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/8/2018) siang mengungkapkan bahwa lokasi terbakarnya kapal tersebut cukup jauh dan saat ini gelombang besar.

"Jenis C1 tidak mampu ke lokasi karena jauh dan ombak besar," papar Gatot kala dihubungi dan ditanya kapal terbesar milik Polair apakah turun ke lokasi.

Baca: Pria Beristri Tega Gorok Leher Siswi SMP, Mengaku Kesal Hasratnya Tak Dipenuhi

Baca: Ajaib, Bocah 2,5 Tahun Hanya Luka Ringan Usai Terjatuh dari Lantai 17

Baca: Bukan Cuma HUT Kemerdekaan RI, Ini Sederet Hari Penting di Bulan Agustus

Namun pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Basarnas yang tengah melakukan evakuasi terhadap kapal dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut yang terbakar tersebut.

Sebelumnya. Kapal Motor (KM) Satya Kencana IX terbakar di laut Jawa, tepatnya di sekitar 54 mil barat daya Tanjung Selatan, Sabtu (4/8/2018).

"Saat ini penumpang sementara dievakuasi dibawa ke Banjarmasin menggunakan ke KM Nikkie SAE. Untuk regu penyelamat SAR, masih ke TKP melakukan pengecakan siapa tahu masih ada yang tertinggal dan atau yang masih belum dievakuasi," kata Humas KSOP Banjarmasin, Wahyono.

Saat ini kapal diupayakaan untuk Labuh Jangkar, dan lokasinya lumayan jauh di laut Jawa, sekitar 54 mil barat daya tanjung selatan. (banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved