Breaking News:

habar kalsel

BKSDA Kalsel Pantau Buaya di Batola

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel memantau Sungai Anjir Muara Km 25, Kabupaten Batola, Kalsel.

BKSDA Kalsel
Anggota tim dari BKSDA Kalsel memantau Sungai Anjir Muara Km 25, Kabupaten Batola . 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel memantau Sungai Anjir Muara Km 25, Kabupaten Batola, Kalsel. Ini menyusul Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara Km 25, Kabupaten digigit buaya saat mandi di sungai setempat, Selasa (31/7/2018) kemarin.

“Sore tadi angota saya masih patroli di pinggir sungai Sungai Anjir Muara Km 25. Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara Km 25, Kabupaten digigit buaya saat mandi di sungai jangan sampai terulang,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Banjarbaru Balai Konservasi Sumber Daya Alam, (BKSDA) Kalsel Ridwan Efendy, Rabu (1/8/2018) malam.

Dia menjelaskan, patroli air dari BKSDA Kalsel tersebut, untuk mengetahui apakah buaya masih berada di sekitar lokasi kejadian atau tidak.

Baca: Menunggu Fatwa Halal, MUI Kepri Keluarkan Edaran Penundaan Vaksin Campak dan Rubella

Seperti diketahui, Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara Km 25, Kabupaten Batola benar-benar tak menyangka. Kaki kiri bocah ini menjadi korban gigitan buaya Sungai Anjir Muar saat mandi bersama teman bermainnya, Senin (30/7/18) pukul 18:00 Wita.

Tak seperti biasa, Rahril bersama Yanto, sang ayah mandi di pinggir Sungai Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara. Tak disangka, saat bocah ini bermain di pinggir sungai, kakikiri Rahril seperti ada yang menarik dan mencengkeram. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: edi_nugroho
Editor: Sofyar Redhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved