Nenek Dihabisi Lalu Mayatnya Disetubuhi Berkali-kali oleh Sang Cucu

Selain itu, pihak kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka kepada dokter yang menguasai bidang tersebut.

Nenek Dihabisi Lalu Mayatnya Disetubuhi Berkali-kali oleh Sang Cucu
Pos Belitung/Dede Suhendar
Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana melakukan konfrensi pers, Rabu (24/7/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, BELITUNG - Berbagai fakta baru terkait pembunuhan dan pemerkosaan kepada nenek AP (73) yang dilakukan cucunya ESA (13) kembali diungkap jajaran Polres Belitung.

Dalam konfrensi persnya, Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana mengatakan bahwa tersangka ESA sempat menyetubuhi korban sebanyak tiga kali dalam waktu berbeda.

Bahkan persetubuhan dilakukan setelah tersangka menghabisi korban menggunakan sebilah parang.

"Berdasarkan keterangan tersangka didukung dari hasil otopsi dokter dan kami juga minta dicek kebidanan di bagian kelamin korban untuk sementara diduga telah terjadi persetubuhan antara tersangka dan korban," ujar Yudhis dihadapan awak media, Rabu (24/7/2018).

Baca: Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Kapuas Hulu

Baca: 4 Jam Geledah Lapas Sukamiskin, Penyelidik KPK Bawa Sejumlah Dokumen

Baca: Ini Hasil Undian Ulang Sepakbola Putra Asian Games 2018

Selain itu, pihak kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka kepada dokter yang menguasai bidang tersebut.

Namun pada saat ini, kata Yudhis, tersangka masih dalam keadaan sadar tanpa pengaruh obat-obatan maupun miras melakukan perbuatan tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kronologis berawal saat tersangka merusak saluran parabola untuk memancing korban keluar dari rumah, pada Minggu (22/7/2018) lalu antara pukul 20.00-21.00 WIB.

Setelah keluar dari rumah, tersangka lalu menghabisi korban dengan cara memukul menggunakan sebilah parang di bagian kiri leher korban sebanyak satu kali.

"Akibatnya korban langsung tersungkur dan diseret tersangka ke semak-semak yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya," katanya.

Sesampainya di semak-semak, tersangka kembali memukul korban menggunakan parang sebanyak tiga kali, yaitu dua kali di sebelah kiri dan sekali di sebelah kanan.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved