Kabar Kalsel

Pernikahan Dini di Tapin, Diputus Tidak Sah Secara Agama dan Negara

Ahmad setelah berkonsultasi beberapa kali lewat telepon dengan atasannya, akhirnya menyatakan pernikahan kedua bocah itu tidak sah.

Pernikahan Dini di Tapin, Diputus Tidak Sah Secara Agama dan Negara
ibrahim ashabirin
Polsek Binuang kumpulkan keluarga pernikahan dini di Mapolsek Binuang, Sabtu (14/7/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, RANTAU -  Pernikahan dini di Kabupaten Tapin berinisial A (13) dan I (15) yang sempat menghebohkan dunia maya, akhirnya diputus tidak sah, Sabtu (14/7/2018) sore di Mapolsek Binuang.

Putusan tidak sah pernikahan itu dihadiri kedua mempelai, kedua keluarga mempelai, kepala desa, jajaran polsek Binuang, jajaran Polres Tapin, tokoh masyarakat dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Binuang, Ahmad.

Ahmad setelah berkonsultasi beberapa kali lewat telepon dengan atasannya, akhirnya menyatakan pernikahan kedua bocah itu tidak sah.

Penghulu kampung (bukan penghulu pemerintah) yang menikahkan bocah itu juga menyatakan pernikahannya tidak sah.

Baca: FIFA Ubah Kebiasaan, Piala Dunia 2022 Digelar Bulan November

Baca: Salat Safar Bagi yang Hendak Pergi Haji, Umrah atau Perjalanan Jauh Lainnya, Begini Tata Caranya

Baca: Ditangkap KPK di Rumah Dinas Menteri Sosial, Anggota DPR Itu Dulu Dikenal Sederhana Banget

C
C ()Usai dikumpulkan di Polsek Binuang bocah pernikahan dini pulang ke keluarganya masing-masing. (ibrahim ashabirin)

khirnya disimpulkan dalam pertemuan yang berlangsung di Polsek Binuang itu, pernikahan bocah tersebut tidak sah, baik secara agama maupun negara karena ada syarat-syarat yang belum terpenuhi.

Mendengar keputusan itu keluarga kedua mempelai menerima, begitu juga kedua mempelai. Padahal pernikahannya baru berumur sehari, pernikahannya pada Kamis malam lalu.

"Keluarga mempelai silakan buka sidang dipengadilan agama, kalau mungkin bisa dapat pengecualian pernikahan dini tersebut," ucap Ahmad menyarankan. (banjarmasinpost. co.id/ibtahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved