Breaking News:

Peluang Bisnis

Mudah, Murah, dan Harga Jual Menjanjikan, Beternak Love Bird Bisa Jadi Bisnis Pilihan

Belakangan bisnis ternak burung jenis "love bird" jadi perbincangan hangat, sebab efisien waktu tenaga dan pakan ternak

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Mustain Khaitami
banjarmasin post group/ nurkholis huda
Fauzi memberikan makan ke anakan love bird 

Menurutnya, perkutut anakan biasanya akan dibiarkan dirawat Burung Putar selama satu hingga dua bulan. Ia akan diberi makan, layaknya sang induk perkutut memelihara anaknya.

"Tujuan saya memilih Burung Putar untuk merawat anakan perkutut di sini, selain memiliki sifat telaten, juga untuk mempercepat produksi indukan perkutut. Karena dengan cara ini biasanya perkutut bisa menghasilkan anakan dari dua hingga tiga pasang dalam sebulan," lontarnya.

Senada dengan Sutrisno di Banjarbaru yang menjelaskan memang harus ada burung putar untuk menjadi indukan setelah lepas dari induk aslinya.

"Dia akan merawat dan menjadi indukan bagi yang baru dipisahkan anaknya dari induk aslinya," kata Sutrisno kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (14/7/2018).

Beda lagi dengan pemeliharaan love bird, dalam memeliharanya agar cepat bertelur lagi yakni dipisahkan dari indukan namun manual disuntikkan makanan oleh pemiliknya." Ya memang setiap hari harus makani manual pakai suntikan ke anakan love bird. Jika tidak dipisahkan maka akan lambat kawinnya," kata Budi Setiawan (25) pternak burung love bird di Banjarmasin.

Sementara untuk burung Murai, menurut Bejo yang hobi memelihara burung kontes murai, menyebutkan perlu telaten untuk memelihara Murai.

"Agar baik memang diberikan makanan ekstra feed atau makanan tambahan semisal tekur serangga (" keroto) atau jangkrik. Kalau tidak suaranya akan berubah jadi kurang mencoer, " sebut Bejo. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved