Breaking News:

Kabar Dunia

Pangeran al-Waleed Dibebaskan dari Tahanan

Pemberantasan korupsi oleh Pangeran Mohammed sempat mengkhawatirkan kalangan pengusaha dan investor asing,

AP
Miliarder Arab Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal 

TRIBUNKALTENG.COM, RIYADH - Miliarder Arab Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal menunjukkan dukungannya terhadap reformasi kebijakan yang diluncurkan oleh Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Sebelumnya, Pangeral Alwaleed pernah ditahan selama tiga bulan dalam aksi pemberantasan korupsi oleh Pangeran Mohammed.

"Saya merasa terhormat bertemu dengan saudara saya Yang Mulia Putra Mahkota dan membahas masalah ekonomi, masa depan sektor swasta dan keberhasilan Visi 2030," kicaunya di Twitter, kamis (12/7/2018). 

Baca: Pangeran Alwaleed Melawan Tuduhan Korupsi, Tolak Serahkan Kekayaan

Baca: Penghuni Senam Pagi, Tahanan Rutan Palangkaraya Ini Malah Ditemukan Tewas Terlilit Sarung di Leher

Baca: Tendang dan Pukul Seorang Wanita yang Diduga Mencuri, Oknum Polisi Itu Dicopot dari Jabatannya

Dalam unggahan di Twitter itu, Pangeran Alwaleed turut menyertakan foto yang memperlihatkan dirinya bersama dengan Pangeran Mohammed.

"Saya akan menjadi salah satu pendukung terbesar Visi dan semua afilisiasinya," imbuhnya. VOA News mewartakan, Vision 2030 merupakan kebijakan perekonomian untuk mengurangi ketergantungan Saudi terhadap minyak.

Pemberantasan korupsi oleh Pangeran Mohammed sempat mengkhawatirkan kalangan pengusaha dan investor asing, namun kerajaan Saudi terus berupaya mendukung reformasi tersebut.

Pangeran Alwaleed, pelaku usaha paling terkenal di Saudi, dibebaskan pada Januari lalu setelah ditahan di Hotel Ritz-Carlton, Riyadh, bersama sejumlah anggota kerajaan, pejabat senior, dan pengusaha. Sebagian besar dari mereka bebas dengan menyetor sejumlah uang kepada negara.

Pangeran Alwaleed menolak untuk mengungkap rinciannya.

Dalam wawancara eksklusif dengan Reuters via Al Jazeera beberapa jam sebelum kabar tentang pembebasannya beredar, dia sudah berharap bakal dilepaskan dari segala tuduhan.

"Bagi saya, tidak ada tuduhan. Saya hanya meluruskan segalanya dengan pemerintah," ujar Alwaleed.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bebas dari Tahanan, Pangeran Saudi Dukung Reformasi Putra Mahkota", https://internasional.kompas.com/read/2018/07/13/08532551/bebas-dari-tahanan-pangeran-saudi-dukung-reformasi-putra-mahkota.
Penulis : Veronika Yasinta
Editor : Veronika Yasinta

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved