Kabar Palangkaraya

Ditemukan Tewas Akibat Leher Tergantung Sarung, Vonis Seumur Hidup Diduga Bikin Rudi Frustasi

Selama di penjara dalam tiga bulan ini, pelaku di mata rekan-rekannya satu tahanan dikenal tertutup, dan sering menyendiri,

Ditemukan Tewas Akibat Leher Tergantung Sarung, Vonis Seumur Hidup Diduga Bikin Rudi Frustasi
tribunkalteng.com/fathurahman
Korban tahanan Rutan Kelas II A Palangkaraya, Kalteng yang tewas gantung diri di dalam kamar tahanan saat waktu senam pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kematian salah seorang tahanan di Rumah Tahanan Kelas II A di Jalan Tjilik Riwut km 4, Palangkaraya, Kalteng bernama Rudi Alamsyah (31) diduga akibat depresi dan frustrasi, karena divonis hakim dengan hukuman seumur hidup.

Informasi yang terhimpun dari lapas, korban gantung diri tersebut terbelit kasus narkotika, korban adalah bandar narkotika dari Pangkalanbun, yang merupakan bandar tertangkap BNN Kalteng membawa sebanyak 1,2 kilogram sabu.

Selama di penjara dalam tiga bulan ini, pelaku di mata rekan-rekannya satu tahanan dikenal tertutup, dan sering menyendiri, jarang mau berkomunikasi dengan rekan satu tahanan di Rutan Palangkaraya.

Bukan hanya itu, pihak keluarga hampir tidak pernah menjenguk selama tiga bulanan mendekam di penjara, karena keluarganya berada di Pangkalanbun.

Baca: Sebelum Tewas Rudi Alamsyah Tinggalkan Sepucuk Surat, Begini Isinya

Baca: SMA Swasta di Kota Ini Sepi Peminat, yang Datang Baru Nanya-nanya, Belum Seorang Pun Mendaftar

Baca: Sriwijaya FC Pecat 9 Pemain Bintang, 3 Pelatih, dan 2 Official, Ini Daftar Namanya

Dia telah di vonis hukuman seumur hidup oleh majelis hakim ,hingga saat ini masih proses banding.

"Memang dia dikenal kawannya satu sel memiliki kepribadian tertutup dan suka menyendiri,"ujar Kepala Rutan Kelas II A Palangkaraya, Zainal Fikri, Jumat (13/7/2018).

Namun begitu, pihak rutan menyerahkan penyelidikan kematian penghuni rutan tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

"Kami menunggu saja hasil penyelidikannya, atau hasil visumnya, dan proses selanjutnya," ujarnya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved