Breaking News:

Situs Bawaslu RI Diretas, Pelaku Mengaku Iseng

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu buah handphone, beberapa sim card,

Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Bareskrim merilis penangkapan peretas situs Bawaslu RI di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018). 

Beberapa di antaranya, situs pemerintahan yakni Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Banten, Dinas Pedesaan, situs Yayasan Al Muslim, dan situs Universitas Brawijaya di Malang.

DS mengaku tak secara spesifik menyasar situs pemerintahan.

"Secara random. Terkadang ada situs kecil, ada situs besar," imbuh DS.

DS mengaku, tak mendapatkan keuntungan dari peretasan yang dilakukan,

"Bangga doang bisa meretas. Tes ilmu," katanya.

Sistem keamanan situs Bawaslu masih dianggap lemah oleh pelaku.

"Sangat lemah," ujarnya.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu buah handphone, beberapa sim card, dan satu buah memory card.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 46 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Jo pasal 30 ayat (1), ayat (2), dan atau ayat (3) dan atau pasal 48 ayat (1) Jo pasal 32 ayat (1) dan atau pasal 49 Jo pasal 33 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 50 Jo pasal 22 huruf b UU nomor 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peretas Sebut Keamanan Situs Bawaslu RI Lemah, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/07/06/peretas-sebut-keamanan-situs-bawaslu-ri-lemah?page=2.
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved